Pastikan Pekerjaan Infrastruktur Pertanian Pasca Bencana Berjalan Sesuai Ketentuan, Kadis Pertanian Kabupaten Agam Lakukan Monitoring ke Lapangan

  • Whatsapp

Marawapost.com, Agam – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Heri Prasetyo Wibowo, melakukan monitoring pembangunan infrastruktur irigasi pertanian di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (14/10/2026). Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, memenuhi standar mutu, serta selesai tepat waktu.

Pekerjaan proyek irigasi ini merupakan program percepatan pembangunan infrastruktur pertanian untuk pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang terjadi pada bulan November tahunn 2025 lalu.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Heri Prasetyo Wibowo didampingi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Yasriandi, staf Dinas Pertanian, Ari, serta konsultan pengawas.

Salah satu pekerjaan yang dipantau adalah pembangunan irigasi Banda Rambun di Nagari Sungai Batang. Proyek yang menggunakan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) tersebut kini telah memasuki tahap penyelesaian, dengan progres pekerjaan dilaporkan telah melampaui 80 persen.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Heri Prasetyo Wibowo, mengatakan bahwa monitoring lapangan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur irigasi berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Menurutnya, aspek yang menjadi perhatian dalam monitoring tersebut meliputi kesesuaian spesifikasi teknis, kualitas hasil pekerjaan, serta ketepatan waktu penyelesaian proyek.

“Monitoring ini kita lakukan untuk memastikan pekerjaan infrastruktur irigasi pertanian berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, baik dari segi ketepatan waktu maupun kesesuaian spesifikasi teknis pekerjaan,” ujarnya.

Ia juga mendorong pihak rekanan atau pelaksana pekerjaan agar terus memperhatikan kualitas pembangunan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Heri menegaskan, percepatan penyelesaian proyek harus tetap mengutamakan mutu pekerjaan, sehingga infrastruktur irigasi yang dibangun dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya petani.

“Untuk proyek irigasi Banda Rambun ini, progres pekerjaannya sudah lebih dari 80 persen. Kita mengingatkan rekanan agar segera menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang telah ditentukan, tanpa mengurangi mutu pekerjaan,” tegasnya.

Sementara itu, pelaksana pekerjaan, MH, menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam beserta jajaran atas dukungan dan perhatian yang diberikan selama pelaksanaan pembangunan irigasi tersebut.

Ia menyatakan pihaknya akan berupaya maksimal agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.

“Insyaallah, kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Mudah-mudahan minggu depan pekerjaan proyek irigasi Banda Rambun di Nagari Sungai Batang ini sudah bisa dilakukan serah terima pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO),” ungkap MH.

Ia menambahkan, berdasarkan perkembangan terakhir, progres pekerjaan yang dilaksanakan pihaknya saat ini sudah mendekati 90 persen.

Dengan progres tersebut, pihak pelaksana optimistis pembangunan irigasi Banda Rambun dapat segera dirampungkan sesuai target yang direncanakan.

Pembangunan infrastruktur irigasi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi air ke lahan pertanian, meningkatkan ketersediaan air bagi petani, serta menunjang produktivitas pertanian di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pertanian terus mendorong agar pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian dilaksanakan secara optimal, tepat waktu, dan sesuai standar teknis, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat tani.

(RieL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *