Nagari Bangkit! PKAN Pasaman Sulap Pemuda Jadi Pelaku Utama Ekonomi Kreatif

  • Whatsapp

Marawapost.com, Pasaman, — Pemerintah Kabupaten Pasaman mencatat capaian besar dalam penguatan generasi muda berbasis nagari. Program Unggulan Pekan Kreativitas Anak Nagari (PKAN) kini telah terbentuk 100 persen di 62 nagari dan mulai menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah.

Capaian ini dipaparkan dalam konferensi pers Evaluasi Satu Tahun Program Unggulan di Media Center Diskominfo Pasaman, Senin (19/5/2026), yang melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas KUPTK, serta Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan.

Bacaan Lainnya

Program PKAN menjadi salah satu terobosan Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian dalam mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing melalui pendekatan berbasis nagari.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pasaman, Teddy Marta, menyebut PKAN sebagai ruang kolaborasi besar anak nagari untuk mengembangkan potensi di bidang seni, budaya, olahraga, kewirausahaan, hingga digitalisasi.

“PKAN bukan sekadar program, tapi ekosistem. Di sinilah anak nagari ditempa menjadi generasi kreatif dan produktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, PKAN juga mulai menggerakkan potensi ekonomi lokal, termasuk pengembangan wisata nagari seperti kawasan Sundata yang didorong menjadi destinasi berbasis masyarakat dan berkelanjutan.

Sejak diluncurkan pada 20 September 2025, PKAN diperkuat dengan regulasi Perbup 2026 tentang APB Nagari, pembentukan Satgas PKAN, serta pendampingan SAPA Nagari yang membuat implementasi program berjalan masif hingga seluruh nagari.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Aprialdi Said menegaskan PKAN menjadi “rumah besar kreativitas anak nagari” yang membuka ruang luas bagi pemuda untuk berkarya.

“Pemuda harus jadi pelaku utama pembangunan, dan PKAN adalah panggungnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KUPTK Ariswan menyebut PKAN turut menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM di setiap kegiatan nagari.

“PKAN tidak hanya membangun kreativitas, tapi juga menghidupkan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Dengan capaian 100 persen nagari, PKAN kini diproyeksikan menjadi mesin baru pembangunan Pasaman yang melahirkan generasi muda inovatif, produktif, dan siap membawa daerah menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *