Dinas Pertanian Kota Bukittinggi Sosialisasikan Penerapan Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman

  • Whatsapp

Bukittinggi, Marawa – Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi sosialisasikan penerapan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman ( B2SA) serta lomba Pengolahan Pangan Lokal (non beras dan non terigu) di Aula Badan Keuangan Belakang Balok, Jumat (02/12/22).

Pada kegiatan itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan, Abdul Halim, S.Pi. M.Si menyebutkan, untuk menyamakan persepsi pelaksanaan lomba maka diadakanlah sosialisasi ini dengan menghadirkan ibu-ibu Hebat Kota Bukittinggi.

Sementara itu, Dewi Utami, SPd selaku narasumber mengatakan, kriteria yang dinilai dalam Lomba B2SA yaitu : 1. Penilaian Resep  (20%), 2. Penilaian pada saat display sebesar (80%).

“Pada penilaian resep, yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan gizi masing2 keluarga, susunan menu, jumlah porsi 1( satu) hari 4 (empat) anggota keluarga, kandungan gizi (energi, protein, lemak) da perkiraan anggaran biaya”, katanya.

Disambungnya, pada penilaia saat display, cakupannya meliputi keseimbangan porsi (10%), keanekaragaman antara kelompok pangan (20%), penggunaan pangan fungsional yang dapat meningkatkan gizi keluarga untuk mencegah stunting (10%), cita rasa (35%), kreativitas pengolahan dan Penyajian (25%).

“Kemudian menu di garnis secantik mungkin, ukuran harus seimbang karena semua yang ditampilkan dihitung nilai gizinya, harus seimbang sesuai anggota keluarga yang mengkonsumsi, harus beragam jenis, menggunakan piring berwarna putih, harus ada vitamin wajib ada nabati ( kacang-kacangan), .inovasi terbaru, harga irit, teknik pengolahan cepat yang terdiri dari sarapan, makan siang, makan malam”, tukasnya.

Lanjut dikatakannya, untuk pengolahan pangan Lokal non beras dan non terigu berbahan dasar pisang, peserta dibebaskan berkreasi dengan memunculkan olahan pangan kreasi baru, mudah membuatnya, tampilan menarik dan enak.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Kelompok UP3HP, Kelompok Wanita Tani, perwakilan  24 Kelurahan, perwakilan TPKK kelurahan, TP PKK Kecamatan, dan Penyuluh Pertanian. (*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *