Marawapost.com, Lubuk Basung – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam mengadakan Ngabuburit Pengawasan dengan tema Optimalisasi Pengawasan Partisipatif : Upaya Perwujudan Gerakan Pengawasan Organik Kelompok Masyarakat bekerjasama dengan Bawaslu Kota Solok, Senin (09/03/26) melalui daring dengan melibatkan pihak internal dari Bawaslu Provinsi, Kabupaten Kota yang ada di Sumatera Barat maupun diluar Sumatera Barat serta peserta eksternal dari stakeholder yang terundang, alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Organisasi Masyarakat dan masyarakat umum.
Dalam kata sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Agam, Suhendra mengharapkan dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini akan lahir agen-agen pengawasan yang berintegritas, kritis, dan berani menyuarakan kebenaran demi terciptanya proses pengawasan yang lebih partisipatif, transparan, dan berkeadilan di tengah masyarakat.
Pemaparan materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh dua orang narasumber yang diawali oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Solok, Ilham Eka Putra yang menyampaikan perkenalan awal dengan pengawasan organik kelompok masyarakat dalam pemilu dengan kata lain pengawasan partisipatif, program kegiatan dari pengawasan partisipatif yang dimiliki berupa sosialisasi kepada masyarakat dengan program berupa kegiatan forum warga, kampung pengawasan, komunitas digital, kerjasama dengan perguruan tinggi maupun sosialisasi kepemiluan ke sekolah-sekolah.

Sedangkan untuk materi kedua disampaikan oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Agam, Yuhendra yang memaparkan terkait alasan perlunya kerjasama partisipatif pengawasan pemilu dengan masyarakat disebankan keterbatasan personil, wilayah pengawasan yang sangat luas dan rasio personil pengawas pemilu dengan jumlah wilayah administrasi pemerintah tidak berimbang.
Lebih lanjut Yuhendra juga menyampaikan kolaborasi dengan stakeholder sangat dibutuhkan seperti melibatkan mahasiswa dalam Kuliah Kerja Nyata tematik maupun penelitian terkait pengawasan pemilu, serta melibatkan organisasi kemasyarakatan dan komunitas disabilitas.
Terakhir dalam penutupan kegiatan, Ketua Bawaslu Kota Solok, Rafiqul Amin menyampaikan terkait pengawasan organik, pengawasan partisipatif sangat kita butuhkan agar demokrasi dapat berjalan dengan sebaiknya.
Sedangkan tujuan yang i gin dicapai dengan diadakannya pengawasan partisipatif pemilu bagi masyarakat diharapkan mendorong peningkatan literasi kepemiluan, memperkuat kapasitas dan kualitas pengawasan, pengawasan proses pemilihan sejak awal, mendorong kesadaran masyarakat untuk bersama mengawasi segenap proses pemilu serta keberanian masyarakat menyampaikan laporan dugaan pelanggaran. (*)







