Caleg DPR-RI Sumbar 2 Partai Nasdem, Cindy Monika: Masyarakat Butuh Terobosan

  • Whatsapp

Marawapost.com, Agam – Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI Sumbar 2 dari Partai Nasdem, Cindy Monica Salsabila Setiawan berkunjung ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, Kamis (11/01/24). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjalin silaturrahmi dengan jajaran pengurus PWI Kabupaten Agam.

Sesampai di kantor PWI Agam, Cindy Monica Salsabila Setiawan disambut hangat oleh Ketua PWI beserta jajarannya.

“Seperti manusia biasa lainnya, saya memulai pendidikan di jenjang SD Pembangunan Jaya Bintaro, setelah itu dilanjutkan ke SMP Tunas Indonesia Bintaro dengan nilai Ujian Nasional tertinggi, kemudian dilanjutkan ke SMA Don Bosco. Kemudian saya melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi di Univesitas Andalas (Unand) dengan jurusan Manajemen Internasional”, ucap Cindy saat memperkenalkan dirinya.

Disebutkan Cindy, saya juga seorang pengusaha muda dan aktivis sosial yang bergerak dibidang pendidikan, pemberdayaan perempuan, anak dan sebagainya melalui yayasan Cindy Monika Vondation. Selain itu Cindy juga tergabung dalam Kolaborasi Siaga Bencana Sumatera Barat, bendahara Partai Nasdem Sumbar dan Jurkamnas dari capres AMIN.

“Sebelum berkecimpung di politik saya aktif di berbagai organisasi profesi. Sekarang saya dipercaya sebagai ketua bidang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Barat, Tim Riset Tourism Marketing bersama Dr. Sari Lenggogeni, Wakil ketua Persorasi Sumbar, dan Sekretaris Jendral Gekrafs Sumbar”, ujar wanita cantik asal Pariaman ini.

Seiring berjalannya waktu kata Cindy, sebagai pengusaha muda dan aktivis sosial saya merasa masih kurang berkontribusi dalam membantu masyarakat, maka dari itu saya memeilih terjun ke politik sebagai langkah pengabdian kepada masyarakat.

“Saya sudah mengunjungi 700 titik di Dapil Sumbar 2, disini saya merasakan bahwa masyarakat masih butuh terobosan. Conclusion dari permasalahan ini adalah pemerataan akses, mulai dari akses pendidikan, kesehatan, infrastruktur, akses untuk mendapatkan pekerjaan, akses untuk mendapatkan harga pokok yang sewajarnya dan akses lainnya”, ujar pengusaha tambak udang ini.

Disambung Cindy, kita merasa bahwa sebagian masyarakat apalagi yang terpencil itu untuk mendapatkan akses ke pusat itu sulit. Mulai dari RK, Jorong, Walinagari, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan kemudian baru ke pusat. Untuk mendapatkan akses sampai ke pusat itu sangat memakan waktu yang panjang. Dari jalur yang panjang itu, saya ingin potong artinya saya akan mewakili masyarakat secara langsung kepusat, apa yang dibutuhkan dan akan langsung kita pecahkan dipusat.

“Saya tidak mempunyai Conflict of Interest, InsyaAllah saya akan menjadi salah satu politisi yang lantang, apa saja kebutuhan masyarakat kita tidak akan takut membawanya ke sidang, apapun kebutuhannya akan saya sampaikan”, ungkap Cindy dengan lantang. (RieL)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *