Marawapost.com, Agam – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) gelar pelatihan 5 sub kejuruan di aula UPTD Balai Latihan Kerja Agam, Sungai Jariang, Lubuk Basung, Rabu (08/02/23).
Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan pengalungan kokarde, pemberian baju seragam dan alat tulis oleh Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan (Perindag Naker) Kabupaten Agam, Aguska Dwi Fajra didampingi Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Rina Adyanti, Ketua Balai Latihan Kerja, Aris Priadi dan Kepala BAZNAS Agam Isman Imran.
Menurut Ketua Balai Latihan Kerja Aris Priadi, kegiatan pelatihan itu digelar untuk memberikan keterampilan bagi masyarakat sehingga dapat membuka usaha secara mandiri maupun bekerja di dunia industri.
“Itu dilakukan untuk meningkatkan keterampilan, kreatifitas, semangat dan produktifitas pencari kerja,” katanya.
Ditambahkan, sub kejuruan yang akan dilaksanakan adalah practical office advance, asisten pembuatan pakaian, servis sepeda motor konvensional, pembuatan roti dan kue serta fillet welder pengelaan SWAW posisi 3F.
Dijelaskan, pelatihan itu merupakan program kementerian ketenagakerjaan melalui DIPA Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Padang tahun 2023 yang diikuti 80 peserta.
“Fasilitas yang diberikan kepada peserta selama pelatihan yaitu makan siang, uang transportasi, baju praktek, asuransi, bahan praktek, sertifikat Balai Latihan Kerja (BLK) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta asrama,” sebutnya.
Sekretaris Dinas Perindustrian, perdagangan dan ketenagakerjaan (Perindag Naker) Agam, Aguska Dwi Fajra mengatakan, Pemkab Agam tak henti-henti untuk mejadikan masyarakat menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan terdepan.
“Pemkab Agam selalu memberikan berbagai peluang baik kepada aparatur sipil negara untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi termasuk keterampilan pada masyarakat,” ujarnya.
Diharapkan kegitan ini dapat diikuti dengan serius dan para peserta dapat memanfaatkan peluang yang telah diberikan sebaik-baiknya.
“Dengan kegiatan ini diharapkan angka penggangguran dan kemiskinan dapat teratasi serta mampu menciptakan SDM yang kompeten dan unggul. (*)







