Peduli Kampung Halaman, Perantau Agam H. Muhammad Kasmir Kembali Buka Jalan Baru

  • Whatsapp

Agam, Marawa – Untuk kemajuan dan pembangunan kampung halaman  peran perantau sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini telah dibuktikan oleh perantau Agam, H. Muhammad Kasmir. Sebagai bentuk kepeduliannya, H.Muhammad Kasmir sebelumnya telah membuka jalan baru di Nagari Persiapan Parit Panjang Lubuk Basung.

Perantau Agam, H. Muhammad Kamir saat ini kembali melirik tanah kelahiran untuk membuka jalan baru demi meningkatkan perekonomian masyarakat. Jalan baru yang dilirik H. Muhammad Kasmir adalah bentuk kepeduliannya terhadap kampung halaman di Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

Seperti diketahui sebelumnya M.Kasmir sukses mengayomi masyarakat untuk membuka jalan baru sepanjang 4 kilometer di Parit Panjang tanpa ganti rugi. Jalan baru yang dibangun beberapa tahun silam kini sudah dapat dilewati masyarakat dengan bantuan alat berat yang dimiliki H Muhammad Kasmir diakhiri dengan penyerahan jalan pada pemerintah daerah untuk diaspal hotmit.

H. Muhammad Kasmir didampingi Putra  Perantau Kanagarian Lubuk Basung  Yoswandi Lelo yang  juga Ketua Umum Rukun Keluarga Kecamatan Lubuk Basung  (RKKL) Jabodetabek, Senin (02/05/22) mengutarakan niatnya kembali membantu masyarakat membuka jalan di Silayang, Nagari Persiapan Parit Panjang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

Disebutkannya, Bupati Agam, Dr Andri Warman, MM  menyambut baik niat dari H Muhammad Kasmir dan Yoswandi lelo dalam pengembangan parawisata alam yang berada di desa silayang kanagarian lubuk basung ,dan meningkatkan UMKM sebagai sentro ekonomi masyarakat  Kecamatan Lubuk Basung sebagai industri produksi

“Kita tidak ada kepentingan pribadi membuka jalan baru di Silayang, ini murni keinginan untuk membantu warga, jalan dapat membuka peluang bagi warga untuk meningkatkan perekonomi nantinya”, katanya Kasmir.

Kasmir berharap, agar masyarakat sekitar dapat menyerahkan tanahnya yang terpakai untuk jalan baru di Silayang.

“Nanti akan kita turunkan beberapa unit alat berat yang dibutuhkan untuk buka jalan baru di Silayang, tentunya setelah adanya penyerahan lahan tanpa ada nya ganti rugi dari pemilik tanah”, ungkap Kasmir mengakhiri. (RieL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.