Marawapost.com, Dharmasraya – Komitmen memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Dharmasraya kembali ditunjukkan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, H. Alex Indra Lukman, S.Sos., M.A.P.
Politisi yang akrab disapa Alek itu menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai mencapai Rp23,13 miliar kepada kelompok tani di Kabupaten Dharmasraya.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Selasa (7/7/2026), dan disambut antusias oleh para petani penerima manfaat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra ST dan seluruh anggota dewan dari fraksi PDIP, Wakil Bupati Leli Arni, S.Pd., M.Si., Sekretaris Daerah Medison, S.Sos., M.Si., jajaran Dinas Pertanian, serta para ketua dan anggota kelompok tani penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Alek menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Dharmasraya sekaligus penyangga ketahanan pangan di Sumatera Barat. Karena itu, menurutnya, petani harus didukung dengan teknologi modern agar mampu meningkatkan produktivitas di tengah tantangan perubahan iklim dan semakin terbatasnya tenaga kerja.
Pertanian tidak bisa lagi hanya mengandalkan cara-cara lama. Modernisasi melalui penggunaan alat dan mesin pertanian menjadi kebutuhan agar hasil panen meningkat, biaya produksi berkurang, dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujar Alek.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan melalui sinergi Komisi IV DPR RI bersama pemerintah pusat tersebut memiliki nilai total Rp23,13 miliar. Bantuan itu meliputi 7 unit traktor roda empat, paket pestisida untuk lahan seluas 1.000 hektare, serta 500 batang bibit tanaman buah yang akan dikembangkan di sejumlah wilayah di Dharmasraya.
Selain itu, melalui koordinasi dengan BPTU-HPT Padang Mengatas, juga akan direalisasikan Program Ayam Petelur Merah Putih sebagai upaya meningkatkan gizi masyarakat sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan bagi keluarga petani.
Menurut Alek, besarnya anggaran yang berhasil diperjuangkan merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mampu menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ketika pemerintah pusat, parlemen, dan pemerintah daerah bekerja dalam satu frekuensi, rakyatlah yang akan menikmati hasilnya,” katanya.
Alek juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, yang telah memfasilitasi seluruh proses administrasi sehingga bantuan dapat direalisasikan tepat waktu.
Ia berpesan agar seluruh kelompok tani menjaga dan memanfaatkan Alsintan tersebut secara maksimal. Menurutnya, bantuan itu merupakan aset bersama yang harus dirawat dan digunakan secara bergiliran agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh anggota kelompok.
Rawatlah alat ini seperti milik sendiri. Gunakan dengan adil, tekan biaya operasional, dan tingkatkan produktivitas pertanian. Dengan semangat Saciok bak ayam, sandantiang bak bosi, saya yakin pertanian Dharmasraya akan semakin maju,” pesannya.
Sementara itu, salah seorang perwakilan kelompok tani penerima bantuan, Sudirman (45), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Alek kepada petani Dharmasraya.
Menurutnya, perkembangan zaman menuntut sektor pertanian mengikuti kemajuan teknologi sehingga bantuan Alsintan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan hasil produksi.
“Dengan adanya alat pertanian modern ini, pekerjaan kami akan jauh lebih ringan dan hasil pertanian diharapkan semakin meningkat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Alek yang telah memperjuangkan bantuan ini untuk petani Dharmasraya,” ujar Sudirman.
Bantuan senilai Rp23,13 miliar tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian, meningkatkan produktivitas lahan, sekaligus mendorong kesejahteraan ribuan petani di Kabupaten Dharmasraya. (Ali04)







