Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pengurus Masjid Baiturrahmah Simpang IV Mato Aia Sembelih 7 Ekor Sapi Kurban

  • Whatsapp

Marawapost.com, Lubuk Basung – Panitia Pelaksana Ibadah Qurban Masjid Baiturrahmah Mato Aia, yang beralamat di Simpang IV Mato Aia Jorong IV Surabayo Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, secara resmi mengumumkan dan merilis daftar nama‑nama jamaah yang tercatat sebagai peserta ibadah qurban pada tahun Hijriah 1447, yang bertepatan dengan tahun Masehi 2026.

Pengumuman ini dipublikasikan secara terbuka melalui papan informasi di halaman utama masjid, agar dapat diketahui, dipantau, dan dipastikan kebenarannya oleh seluruh masyarakat, jamaah, serta para pemangku kepentingan di lingkungan sekitar.

Ibadah Qurban merupakan salah satu momen ibadah sosial terbesar dan paling dinanti oleh umat Islam setiap tahunnya. Selain sebagai bentuk pelaksanaan perintah agama dan wujud ketaatan kepada Allah SWT, ibadah ini juga menjadi sarana utama dalam menumbuhkan rasa persaudaraan, kepedulian sosial, serta kebersamaan antarwarga. Melalui ibadah qurban, nilai‑nilai berbagi rezeki dan kebahagiaan dapat dirasakan secara nyata, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, kaum dhuafa, anak yatim, dan keluarga kurang mampu yang menjadi sasaran utama penyaluran manfaat qurban.

Pada pelaksanaan tahun ini, panitia telah menetapkan harga partisipasi bagi setiap orang peserta qurban sebesar Rp2.500.000,00. Nilai ini telah dihitung secara cermat, rinci, dan transparan, mencakup seluruh biaya mulai dari pengadaan hewan sesuai standar syariat, pemeliharaan, biaya penyembelihan, pengolahan, hingga biaya distribusi dan pembagian daging ke tangan yang berhak menerima. Hingga batas waktu pendaftaran dan verifikasi administrasi yang ditetapkan, tercatat seluruh peserta yang terdaftar telah melunasi kewajiban pembayaran secara penuh, sehingga dinyatakan sah dan resmi tercatat dalam daftar panitia.

Guna menjamin ketertiban, kemudahan pengelolaan, akurasi data, serta kelancaran proses penyembelihan dan pembagian hasil, seluruh peserta dikelompokkan ke dalam 7 Kelompok Kerja. Secara keseluruhan, jumlah jamaah yang berpartisipasi pada tahun ini tercatat sebanyak 46 orang dengan 7 ekor sapi kurban.

Adapun pelaksanaan teknis penyembelihan hewan qurban akan dilaksanakan tepat pada hari ini, Rabu 27 Mei 2026, bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah, dan kegiatan dimulai segera setelah selesai pelaksanaan Sholat Idul Adha, bertempat di lingkungan Masjid Baiturrahmah Mato Aia.

Seluruh rangkaian proses kegiatan, mulai dari tahap pemotongan hingga pengolahan, akan dilaksanakan dengan berpedoman ketat pada aturan syariat Islam, ketentuan hukum yang berlaku, serta mengacu pada panduan teknis yang dikeluarkan oleh Dewan Masjid Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia. Kualitas dan kesehatan hewan juga dipastikan telah memenuhi standar layak konsumsi sesuai ketentuan kesehatan masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana Ibadah Qurban menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi‑tingginya atas antusiasme, kepercayaan, serta dukungan luar biasa yang diberikan oleh para jamaah. Menurutnya, angka partisipasi sebanyak 46 orang ini menunjukkan tingginya kesadaran beragama dan kepedulian sosial masyarakat Mato Aia dalam menjalankan perintah ibadah yang bernilai ganda, yaitu ibadah vertikal kepada Tuhan sekaligus ibadah horizontal kepada sesama manusia.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat, kesadaran, dan kelancaran administrasi yang ditunjukkan oleh seluruh peserta. Semoga niat tulus, dana yang disalurkan, serta hewan yang dikurbankan diterima Allah SWT sebagai amal saleh, menjadi penggugur kesalahan dan dosa, serta membawa limpahan keberkahan, kesehatan, dan kemajuan bagi seluruh keluarga peserta maupun lingkungan kita bersama,” ujar beliau.

Daging hasil qurban nantinya akan disalurkan dan dibagikan secara adil, merata, dan tepat sasaran kepada warga masyarakat yang berhak menerima di wilayah kerja Masjid Baiturrahmah Mato Aia. Prioritas utama penyaluran ditujukan bagi kaum dhuafa, anak yatim, janda, lansia, serta keluarga yang kurang mampu secara ekonomi, agar kebahagiaan Hari Raya Idul Adha dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah Padang Baru, Lubuk Basung dan sekitarnya.

Panitia juga senantiasa menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Seluruh masyarakat dipersilakan untuk mengawasi, memberikan masukan, maupun mendapatkan informasi yang diperlukan guna menjamin pelaksanaan ibadah ini berjalan dengan baik, lancar, dan penuh keberkahan.

Kehadiran serta dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan utama bagi masjid dalam mewujudkan pelayanan terbaik demi kemaslahatan umat. Semoga langkah mulia ini menjadi awal dari kebaikan yang berkesinambungan, mempererat tali persaudaraan, serta menjadikan Masjid Baiturrahmah Mato Aia sebagai pusat kegiatan yang bermanfaat, maju, dan menjadi kebanggaan bagi kita semua. (Syamsul Trizon, S.Pd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *