Dukung Ketahanan Pangan, Pemnag Lubuk Basung Siapkan 1.000 Bibit Kelapa untuk Masyarakat

  • Whatsapp

Marawapost.com, Lubuk Basung – Pemerintah Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mengalokasikan anggaran setiap tahun untuk pengembangan potensi nagari melalui program pembibitan dan penanaman pohon kelapa bagi masyarakat.

Program tersebut sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal dan pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM, Dt. Batuah, mengatakan bahwa Pemerintah Nagari secara konsisten mengembangkan kebun bibit nagari sebagai pusat penyediaan bibit kelapa yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat.

“Setiap tahun Pemerintah Nagari Lubuk Basung menganggarkan kegiatan pengembangan potensi nagari melalui penanaman pohon kelapa. Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo,” ujarnya saat dikonfirmasi media online Marawapost.com, Jumat (10/07/2026).

Menurutnya, bibit kelapa yang diproduksi melalui kebun bibit nagari diprioritaskan untuk ditanam di pekarangan rumah, baik di bagian depan maupun belakang rumah warga. Dengan demikian, hasilnya dapat dimanfaatkan secara langsung oleh keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kelapa merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat. Karena itu kami mengimbau masyarakat menanamnya di depan atau belakang rumah agar mudah dipelihara, dipanen, dan dikonsumsi. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, ke depan juga dapat menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga,” jelas Walinagari Niniak Mamak ini.

Walinagari Lubuk Basung itu mengungkapkan, pada tahun anggaran 2026 Pemerintah Nagari Lubuk Basung menargetkan pembagian sebanyak 1.000 bibit kelapa kepada masyarakat. Penyaluran bibit tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada November atau Desember 2026, setelah seluruh bibit siap tanam.

Ia berharap program tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat sehingga lahan pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan dapat menjadi kawasan produktif yang mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga.

“Kami berharap masyarakat memanfaatkan bibit yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Jika setiap rumah memiliki pohon kelapa, maka ke depan kebutuhan masyarakat terhadap kelapa akan lebih mudah terpenuhi, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif,” tutupnya. (RieL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *