Marawapost.com, Agam – Pemerintah Kabupaten Agam menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Dasawisma Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Jorong Pauh, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (28/04/26).
Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, dalam laporannya menyampaikan Dasawisma memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang berorientasi pada terwujudnya keluarga sejahtera.
Disebutkan, hingga tahun 2026 Kabupaten Agam telah memiliki 5.189 kelompok dasawisma yang tersebar di 16 kecamatan, 92 nagari, dan 497 jorong, dengan klasifikasi tumbuh, berkembang, dan maju.
Disebutkan, untuk meningkatkan kinerja kelompok dasawisma, TP-PKK Kabupaten Agam telah melakukan berbagai upaya, seperti pembinaan rutin, evaluasi, pelatihan administrasi, hingga pemberian penghargaan bagi kader berprestasi.
Selain itu, juga dilakukan berbagai inovasi, di antaranya pengembangan aplikasi e-dasawisma, program ketahanan pangan keluarga, serta gerakan peduli lingkungan dan pencegahan stunting.
“Pada tahun ini, Kabupaten Agam mengusulkan Dasawisma Pinang Baririk 2 sebagai perwakilan ke tingkat provinsi. Kelompok ini dinilai memiliki kinerja baik, administrasi tertib, serta kerja sama yang kuat dengan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat diwakili Ketua Bidang I Pembinaan Karakter Keluarga, Dra. Hj. Daslinur, hadir bersama tim penilai dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Hj. Daslinur mengapresiasi sambutan serta kesiapan Pemerintah Kabupaten Agam dalam menyiapkan Dasawisma Pinang Baririk 2 sebagai peserta penilaian tingkat provinsi.
Bupati Agam, Benni Warlis, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada tim penilai serta menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Dasawisma Pinang Baririk 2 sebagai nominasi tingkat provinsi.
Ia menegaskan,dasawisma merupakan garda terdepan dalam menggerakkan 10 Program Pokok PKK yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Menurutnya, Dasawisma Pinang Baririk 2 memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya telah memanfaatkan sistem digital dalam pendataan, aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial, pengembangan ekonomi kreatif, serta pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan keluarga.
“Kami berharap seluruh kelompok dasawisma terus meningkatkan peran aktifnya, memanfaatkan potensi yang ada, serta peka terhadap permasalahan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Bupati juga berharap Dasawisma Pinang Baririk 2 dapat meraih hasil terbaik pada penilaian tingkat Provinsi Sumatera Barat dan menjadi contoh bagi daerah lain. (*)







