Marawapost.com, Pasaman — Jembatan Bailey yang dibangun di Sungai Lasi, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman, resmi dioperasikan pada Minggu (25/01/2026). Peresmian jembatan ini disambut antusias masyarakat karena kembali membuka akses transportasi yang sempat terputus.

Dalam sambutannya, Wali Nagari Muara Tais, Doni Saputra, SE, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Atas nama pemerintah nagari dan seluruh masyarakat Muara Tais, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta jajaran TNI yang telah membantu menghadirkan kembali akses penghubung vital bagi masyarakat,” ujarnya.
Doni Saputra juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.
Sementara itu, Dandim 0305/Pasaman, Letkol Inf Darmawan Hendra Setiawan, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi prajurit TNI yang telah bekerja keras menyukseskan pembangunan jembatan Bailey tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan dimulai pada 10 Januari hingga 25 Januari 2026, atau selama 15 hari, dengan kerja sama lintas instansi dan dukungan penuh masyarakat setempat.
“Kami bangga atas perjuangan seluruh prajurit yang terlibat. Terima kasih atas sambutan dan respons positif dari masyarakat. TNI hadir untuk rakyat,” tegasnya.
Dandim juga mengimbau agar masyarakat menggunakan jembatan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, khususnya terkait batas tonase kendaraan, demi menjaga keamanan dan keberlangsungan fungsi jembatan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Pasaman, Welly Suhery, turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, jajaran TNI, serta Tenaga Ahli Kepala BNPB Pusat, Dr. Eni Supartini, MM, atas perhatian dan dukungan terhadap penanganan infrastruktur di wilayah terpencil Kabupaten Pasaman.
“Pergunakanlah jembatan ini sebaik-baiknya, sesuai ukuran dan tonase yang telah ditentukan. Semoga peresmian ini menjadi momentum kebangkitan akses ekonomi dan mobilitas masyarakat Mapat Tunggul,” ujar Bupati.
Dengan diresmikannya Jembatan Bailey Sungai Lasi, diharapkan aktivitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta pelayanan sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan lancar, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Pasaman.







