Marawapost.com, Pasaman — Pembangunan Jembatan Bailey bantuan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Sungai Lasi, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 7 persen.
Jembatan Bailey ini dibangun untuk menghubungkan kembali ruas jalan Muara Tais–Kampung Tongah, yang merupakan akses vital masyarakat dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial. Jembatan memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,55 meter, dirancang untuk mendukung kelancaran lalu lintas warga dan distribusi logistik.
Pekerjaan pembangunan melibatkan 85 personel gabungan TNI yang dipimpin langsung oleh Letda CZI Muhammad Asri Lubis. Adapun unsur personel terdiri dari:
Yonzipur 2/SG: 24 personel
Yon TP 844/KB: 50 personel
Bekangdam XX/TIB: 5 personel
Koramil 05/Rao: 5 personel
Kesdam XX/TIB: 1 personel
Kegiatan dilaksanakan setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan kondisi cuaca cerah, sehingga sangat mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi di lapangan.
Pada tahapan awal ini, kegiatan diawali dengan apel pagi dan pembagian tugas kepada seluruh personel. Selanjutnya dilakukan pengisian jumbo bag menggunakan media pasir dan batu untuk penguatan struktur di sisi tepi jauh sungai. Jumbo bag tersebut kemudian dipasang sebagai pondasi awal jembatan, disertai dengan pemadatan pada sektor ujung jembatan menggunakan alat berat excavator.
Pembangunan Jembatan Bailey Sungai Lasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan TNI dalam mempercepat pemulihan infrastruktur dasar di wilayah terpencil. Diharapkan, dengan percepatan pekerjaan yang terus dilakukan, jembatan ini segera dapat difungsikan dan kembali membuka akses transportasi masyarakat secara aman dan berkelanjutan.







