Marawapost,com.Ampek Nagari – Gemuruh banjir mungkin telah reda, tetapi dampaknya masih membekas dalam sekolah menengah pertama (SMP) Negeri 3 Ampek nagari Ruang-ruang kelas yang biasanya riuh oleh celoteh anak-anak, kini hanya menyisakan kesunyian dan lapisan lumpur tebal. Buku-buku pelajaran, meja, dan bangku tersapu tak beraturan, membekukan momen ketika pendidikan harus berhenti paksa akibat amukan alam.
Merespons kondisi darurat ini, jajaran dari Polsek Ampek nagari dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Novandri.SH bersama dengan personel tambahan dari Armada damkar kabupaten agam di jorong Anak Air kasiang Nagari Bawan Kecematan ampek nagari Senin 8 Desember 2025,
mereka menginisiasi operasi kemanusiaan bertajuk pemulihan sekolah. berseragam lengkap itu tak segan menukar tugas rutin dengan sekop, sapu, dan cangkul untuk mengembalikan wajah pendidikan di wilayah tersebut.
“Kami di sini bukan hanya membersihkan lumpur, tetapi membersihkan halangan untuk masa depan anak-anak ini. Setiap sapuan adalah upaya menyelamatkan mimpi mereka yang sempat terendam,” tegas IPTU Novandri SH kepada tim di lokasi, sambil terus memantau proses pembersihan yang berlangsung sejak pagi.
Aksi gotong royong yang dipimpin aparat kepolisian ini menjadi pemandangan yang menghangatkan di tengah suasana pasca-bencana. Dengan penuh ketelatenan, personel membersihkan lumpur yang mengeras di lantai kelas.
menyelamatkan peralatan belajar yang masih bisa digunakan, dan merapikan halaman sekolah yang berantakan. Kehadiran mereka bagai oase di tengah kecemasan para guru dan orang tua siswa yang khawatir tentang kelanjutan belajar anak-anak mereka.
Salah seorang guru, tak dapat menyembunyikan haru dan rasa syukurnya. “Kami hampir putus asa melihat kondisi sekolah. Tapi ketika Bapak-bapak Polisi datang bersama damkar kabupaten agam langsung turun tangan, rasanya ada harapan besar yang tumbuh. Ini bukti nyata bahwa negara hadir untuk kami, terutama untuk anak-anak,” ujarnya dengan suara bergetar.
Operasi ini bukan tindakan insidental.kapolsek ampek nagari melalui pernyataan tertulisnya menegaskan, aksi tersebut merupakan bagian dari implementasi kebijakan “Polri Presisi” yang berorientasi pada kehadiran negara dan pemecahan masalah di tingkat akar rumput, khususnya dalam situasi pasca-bencana.
Kegiatan ini juga didukung oleh relawan,majelis guru,dan wali jorong menandakan kolaborasi yang sinergis antara unsur pemerintah dan masyarakat.Ke depan, Polsek Ampek nagari berkomitmen untuk terus memantau dan mendukung proses pemulihan fasilitas pendidikan lainnya yang terdampak banjir di wilayah hukumnya,tutup Novandri
(Fahmi)







