Marawapost.com, Lubuk Basung – Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM Dt. Batuah tinjau lokasi bencana longsor dan lokasi banjir di Jorong II Balai Ahad dan Jorong V Sungai Jariang Nagari Lubuk Basung Kabupateb Agam Sumatera Barat.
Hal ini dikatakan Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM Dt. Batuah ketika dikonfirmasi media online marawapost.com via WhatsAppnya, Jum’at (28/11/25).

“Kami bersama perangkat Nagari Lubuk Basung melakukan peninjauan sekaligus ikut serta membantu gotong royong yang dilakukan masyarakat pasca bencana longsor di jorong II Balai Ahad dan Banjir di Jorong V Sungai Jariang”, ucap Walinagari Lubuk Basung itu.
Disebutkan Walinagari Niniak Mamak itu, ada beberapa daerah yang terkena bencana banjir dan longsor di wilayah Nagari Lubuk Basung.

Berikut daftarnya : Pohon Tumbang di Kampuag Tarandam, tanah longsor dan pohon tumbang di Batu karak, tanah longsor di RK 09 Subarang Tangah, tanah longsor di Kampuang Melayu, tanah longsor di Sungai Pua Balai Ahad, tanah longsor dan air bandang di Ampu Balai Ahad.
Tanah longsor dan pohon tumbang di Sungai Jariang, tanah longsor di kampuang baru, tanah longsor di jalan lintas depan BLK Sungai Jariang, tanah longsor di padang dama tengkong-tengkong, air meluap di jalan depan masjid Syu’ara titiusan tunggang, air meluap di depan Kejaksaan dan Polres, air meluap di Muaro, air meluap di parikrantang mudik dan tanah longsor di Sampan perbatasan Agam dengan Padang Pariaman.

“Akibat dari longsor ini, lahan pertanian masyarakat rusak terkena material longsor dan genangan air yang mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah”, ungkap Walinagari dua periode itu.
Mudah-mudahan sambung Walinagari Lubuk Basung itu, intensitas hujan dapat berhenti dan bencana tidak terjadi lagi serta masyarakat yang terkena dampak diminta untuk bersabar dalam menghadapi cobaan ini. (RieL)







