Marawapost.com, Lubuk Basung – Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) Lubas Mandiri Nagari Lubuk Basung bisa memproduksi pupuk kompos mencapai 4 Ton tiap bulannya.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua Bumnag Lubas Mandiri Nagari Lubuk Basung, Jeifil Esa ketika dikonfirmasi media online marawapost.com dilapangan, Kamis (13/11/25).
“Alhamdulillah minat masyarakat untuk memakai pupuk kompos ini sudah meningkat, sudah lumayan banyak”, kata Jeifil Esa.
Disebutkan Jeifil Esa, tanaman masyarakat yang saat ini memakai pupuk kompos adalah tanaman jagung, terong, cabe dan lain-lain.
“Pupuk kompos yang kita distribusikan untuk masyarakat masih berbentuk ness/pasir”, tutur Jeifil Esa.
Bahan baku pupuk kompos sambung Jeifil, terdiri dari kotoran ayam petelur, kotoran kambing, kotoran sapi. Semua bahan kita kasih probiotik untuk cepat kering, kemudian dipermentasi selama 15 hari, setelah itu baru proses penggilingan menjadi pupuk kompos.
“Untuk harga kompos di Bumnag Lubas Mandiri hanya Rp. 1.500 / kg. Alhamdulillah pendapatan dari pupuk kompos ini mengalami peningkatan tiap bulan”, tukas Jeifil Esa.
Kepada masyarakat lanjut Jeifil Esa, yang membutuhkan pupuk kompos silakan mengunjungi Bumnag Lubas Mandiri di Sitingkah Tangah Jorong II Balai Ahad Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Sumatera Barat. (RieL)







