Pemkab Pasaman Dorong Peningkatan Mutu Literasi Lewat Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan 2025

  • Whatsapp

Marawapost.com, Pasaman — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-80, Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan se-Kabupaten Pasaman Tahun 2025 di Lubuk Sikaping, Senin (6/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu, profesionalitas, dan standar pelayanan perpustakaan di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman. Melalui proses akreditasi, diharapkan setiap perpustakaan, baik di lingkungan sekolah, nagari, maupun instansi pemerintah,dapat memberikan layanan informasi yang berkualitas serta berkontribusi aktif dalam penguatan literasi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasaman, Toharuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan langkah nyata untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.

“Perpustakaan yang terakreditasi adalah perpustakaan yang mampu memberikan pelayanan terbaik, tertata dengan manajemen profesional, dan menjadi ruang edukatif bagi masyarakat. Ini sejalan dengan visi Bupati untuk mewujudkan Pasaman yang cerdas dan berdaya saing,” ujar Toharuddin.

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Pasaman, Ny. Lusi Welly Suhery, dalam arahannya mengajak seluruh pengelola perpustakaan untuk terus berinovasi dalam menumbuhkan minat baca masyarakat.

“Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tapi juga tempat menumbuhkan inspirasi dan kreativitas. Mari kita jadikan gerakan literasi sebagai budaya di tengah masyarakat Pasaman,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber Muhammad Fadli, S.Sos., M.I.Kom., Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Sumatera Barat yang baru dilantik. Dalam paparannya, Fadli menjelaskan pentingnya akreditasi sebagai alat ukur untuk memastikan perpustakaan memenuhi standar nasional yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).

“Akreditasi bukan semata penilaian, tetapi juga proses pembinaan. Melalui akreditasi, kita bisa mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing perpustakaan, sehingga dapat disusun langkah strategis untuk peningkatan layanan dan pengelolaan,” terang Fadli.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pengelola perpustakaan dari berbagai kecamatan, pejabat struktural Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan sosialisasi ini. Menurutnya, peningkatan mutu perpustakaan merupakan bagian penting dari upaya membangun sumber daya manusia unggul di daerah.

“Pemkab Pasaman berkomitmen untuk terus mendukung gerakan literasi dan pengembangan perpustakaan sebagai sarana pembelajaran masyarakat. Dengan perpustakaan yang maju, kita bisa melahirkan generasi Pasaman yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegas Bupati Welly.

Sosialisasi akreditasi ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Pasaman dalam mendorong kemajuan literasi daerah, sejalan dengan semangat peringatan HUT Pasaman ke-80 yang mengusung tema “Bangkit dengan Semangat Bersama.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengelola perpustakaan di Kabupaten Pasaman semakin termotivasi untuk memperbaiki manajemen, koleksi, dan layanan perpustakaan, guna menciptakan masyarakat yang gemar membaca, cerdas informasi, serta berdaya literasi tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *