Marawapost.com, Agam – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Daya Saing Wirausaha Muda (PKDSWM) Angkatan II Tahun 2025, di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Selasa (19/08/25).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Agam Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Fauzi S SSTP, serta dihadiri oleh Kepala Disparpora Agam, Dedi Asmar, dan Kabid Pemuda Disparpora Agam, Asrial SH.
Dalam sambutannya, Kepala Disparpora Agam, Dedi Asmar, menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari perwakilan wirausaha muda di seluruh kecamatan di Kabupaten Agam. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari, 19–21 Agustus 2025.
“Pelatihan ini bertujuan membekali generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan yang relevan dalam mengelola serta mengembangkan usaha secara efektif. Peserta diharapkan memahami prinsip dasar kewirausahaan, strategi bisnis, pemasaran, manajemen keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam dunia usaha,” ujar Dedi.
Ditambahkan, melalui peningkatan kapasitas ini, wirausaha muda diharapkan semakin percaya diri dan siap bersaing menghadapi tantangan ekonomi yang kian kompleks, sekaligus mampu membuka peluang usaha baru serta menciptakan lapangan pekerjaan.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Agam, Fauzi, dalam arahannya menyampaikan bahwa kewirausahaan merupakan proses menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda, dengan melibatkan pengorbanan waktu, tenaga, dan risiko finansial demi mencapai tujuan bisnis sekaligus memberi nilai tambah bagi masyarakat.
“Seorang wirausahawan adalah individu yang memiliki kemampuan mengidentifikasi peluang, berani mengambil risiko, dan mampu mengelola sumber daya untuk mencapai tujuan bisnis,” jelasnya.
Fauzi menegaskan, pelatihan ini sejalan dengan arah kebijakan RPJMD Kabupaten Agam 2025– 2029 yang salah satunya difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkeadilan.
Dorongan terhadap tumbuhnya wirausaha muda menjadi bentuk nyata implementasi program unggulan daerah tersebut.
Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap lahir wirausaha muda Agam yang mandiri, tangguh, inovatif, kreatif, serta mampu bersaing secara profesional di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif. (*)







