Terkait Pelaksanaan Musda, Pengurus DMI Agam beruadiensi denga Wabup Agam

  • Whatsapp

Marawapost.com, Agam – Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal SE MCom beraudiensi dengan jajaran Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Agam, di ruang kerjanya, Jumat (08/08/25).

Audiensi ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus membahas rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DMI Agam yang akan digelar pada 30 Agustus mendatang.

Ketua DMI Kabupaten Agam, Syahmendra Dt. Mulia Basa, menyampaikan bahwa selain sebagai ajang silaturahmi, kunjungan tersebut juga bertujuan mengundang Bupati dan Wakil Bupati Agam untuk hadir dalam Musda.

Dalam kesempatan itu, pihaknya turut menyampaikan permohonan dukungan dari Pemerintah Daerah, khususnya fasilitas tempat untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Musda ini sangat penting bagi kami untuk merumuskan arah gerak DMI ke depan. Kami berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi tempat kegiatan, karena pada dasarnya DMI memiliki peran penting dalam menyiarkan nilai-nilai keagamaan serta menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat,” ujar Syahmendra.

Ia juga menekankan, visi DMI sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Agam, yaitu “Bangkik dari Surau”, yang menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, namun juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, memberikan apresiasi atas inisiatif dan semangat DMI dalam memperkuat peran masjid di tengah masyarakat.

“Kami menyambut baik rencana Musda ini dan insyaallah akan kami dukung. DMI adalah mitra strategis dalam mewujudkan Agam Madani. Harapan kami, Musda nanti berjalan lancar dan menghasilkan program- program yang membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Wabup Iqbal.

Ditegaskan, pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dan DMI dalam mendukung visi dan misi pembangunan daerah, khususnya dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

“Kami siap bersinergi dan berharap ke depan, masjid benar-benar menjadi pusat peradaban yang aktif dalam memberdayakan umat,” tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, diharapkan Musda DMI Agam tahun ini menjadi titik tolak untuk memperkuat eksistensi masjid sebagai pilar utama dalam pembangunan masyarakat yang religius, berbudaya, dan mandiri. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *