Marawapost.com, Lubuk Basung – Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM Dt. Batuah paparkan strategi penguatan sistem anti korupsi dalam kegiatan penilaian Nagari anti korupsi tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2024 di Nagari Lubuk Basung Kabupaten Agam, Senin (21/10/24).
“Nagari Lubuk Basung merupakan nagari di pusat kota Kabupaten Agam yang luas wilayahnya 278,4 Km2 / 11.340 Ha dengan jumlah penduduk sebanyak 40.402 jiwa. Terdiri dari 7 Jorong dan 41 RK”, kata Walinagari Lubuk Basung.
Dari sejarah nagari ucap Walinagari, kami melihat tantangan untuk memimpin Nagari Lubuk Basung, memang berat namun ini merupakan amanah bagi kami dengan hasil kerjasama yang baik antara kabupaten dan seluruh stakeholder.

“Dari segi kultur adat, Nagari Lubuk Basung terdiri dari 7 suku, 21 indu dan 100 lebih Niniak Mamak. Terkait pembangunan di Nagari Lubuk Basung kami berkolaborasi dengan pemangku adat dan lembaga-lembaga terkait”, ujar Walinagari Niniak Mamak itu.
Disebutkannya, Nagari Lubuk Basung mempunyai beberapa potensi, diantaranya ; potensi di bidang perikanan, bidang peternakan, bidang perkebunan, dan bidang kehutanan. Setiap potensi telah kita garap di berbagai jorong yang ada di Nagari Lubuk Basung.
“Dari potensi-potensi tersebut kami mencoba menciptakan inovasi dengan melakukan kegiatan-kegiatan untuk menampung aspirasi atau kebutuhan masyarakat yang ada di Nagari Lubuk Basung, baik dibidang ekonomi atau bidang lainnya”, ulasnya.
Dilanjutkan Walinagari, sejak 3 tahun terakhir, Nagari Lubuk Basung masuk dalam nominasi Nagari mandiri dan Alhamdulillah mendapatkan dana kinerja dari Pemerintah Pusat sekitar 143 juta Rupiah.

“Disamping pemekaran dan kegiatan lain, dana di Nagari Lubuk Basung dilakukan untuk pemberdayaan demi pencapaian kesejahteraan masyarakat. kegiatan pemberdayaan yang kami lakukan seperti pembinaan, pelatihan dan melakukan study koperatif serta membuat outlet UMKM di nagari Lubuk Basung.
Dibidang pendidikan, karena jumlah siswa di Nagari Lubuk Basung hampir 1500 orang. Dari sini kami termotivasi untuk menumbuhkembangkan perpustakaan Nagari yang berbasis inklusif sosial. Alhamdulillah Nagari Lubuk Basung 3 tahun berturut-turut Nagari Lubuk Basung mendapatkan nominasi terbaik tingkat nasional untuk berbasis inklusif sosial yaitu pada tahun 2019 – 2021.
“Berkolaborasi dengan KAN Lubuk Basung dan Bundo Kanduang, kami membuat program masuk sekolah, mengenalkan adat dan budaya minangkabau kepada siswa-siswa, Alhamdulillah program ini telah berjalan”, tutur Walinagari.
Nagari Lubuk Basung sambung Walinagari, merupakan nagari piot project dan juga kami punya Smart Room Nagari. Bekerjasama dengan pihak terkait kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadikan nagari bebas dari Korupsi. (RieL)







