Marawapost.com, Agam – Sebanyak 225 penghafal Alquran di wilayah Agam bagian Barat diwisuda, Minggu (17/12/23) di Balairung Rumah Dinas Bupati.
Ratusan penghafal Alquran tersebut diwisuda langsung oleh Bupati Agam yang diwakili Asisten II, Ir Jetson, MT.
Ketua Pelaksana, Sohibul Azmi menyampaikan, wisuda akbar kali ini merupakan angkatan yang kedua setelah wisuda akbar perdana pada 4 April lalu.
“Gabungan rumah tahfiz se-Agam barat hari ini mewisuda sebanyak 225 penghafal Alquran. Ini wisuda akbar kali kedua,” katanya.
Lebih lanjut disampaikan, ratusan penghafal Alquraan yang diwisuda berasal dari 40 rumah tahfiz di Kabupaten Agam bagian Barat.
Disebutkan, wisuda akbar ini merupakan inisiasi Forum Rumah Tahfiz se-Agam barat. Pelaksanaannya sepenuhnya didukung oleh pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah mendukung semuanya sehingga acara ini bisa berlangsung. Kami mengapresiasi sokongan pemerintah dalam membumikan Alquran di Kabupaten Agam,” tuturnya.
Ditambahkan, mereka yang diwisuda merupakan penghafal Alquran dengan kategori 1 hingga 5 juz. Peserta terkecil berusia 4 tahun yang sudah mampu menghafal 2 juz Alquran.
Sementara itu, Bupati Agam diwakili Asisten II, Ir Jetson, MT menyebut, wisuda akbar yang diikuti ratusan penghafal Alquran ini merupakan bukti dari komitmen pemerintah daerah dalam melahirkan generasi qurani di daerah itu.
“Kegiatan tahfiz merupakan program pemerintah daerah. Beberapa hari kedepan juga akan digelar MHQ kedua, untuk itu mari kita memacu hafalan anak -anak kita,” katanya.
Ratusan penghafal Alquran ini lanjutnya, juga merupakan wujud dari usaha bersama dalam menyokong lahirnya rumah-rumah tahfiz hingga ke pelosok nagari.
“Untuk itu kami menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendorong lahirnya pondok tahfiz, ada yang swadaya, pribadi. Ini kebanggaan bagi kita,” ucapnya.
Pihaknya menyebut, pemerintah daerah terus memfasilitasi usaha-usaha memunculkan rumah-rumah tahfiz. Hal ini juga diharapkan menjadi program di nagari-nagari.
“Jika kita bersama-bersama maka tidak terasa berat. Sehingga tumbuh sebanyak-banyaknya pondok tahfiz di Agam,” katanya.
Terakhir, pihaknya menyebut dengan banyaknya hafiz Alquran maka akan memberi keberkahan bagi Kabupaten Agam.
“Terima kasih kepada bapak ibuk guru di rumah tahfiz yang sudah membimbing generasi muda. Semoga ini dicatat sebagai amal saleh,” tutupnya. (*)







