Berkat Binaan DLH Bukittinggi, 3 Sekolah dan 1 Keltan Wanita Raih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Propinsi

  • Whatsapp

Bukittinggi, Marawa – Pemko Bukittinggi antarkan 3 sekolah dan 1 Kelompok Wanita Tani meraih Penghargaan Adiwiyata tingkat Propinsi, hal ini didapat berkat Binaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi.

Kadis Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi, Aldiasnur mengatakan pada media, Kamis(17/11/22/, ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan kita sebagai Warga Kota Bukittinggi dengan arti kata, daerah kita masih masih termasuk dalam kategori sebagai Kota bersih se Kabupaten / Kota se – Sumatera Barat.

Disebutkannya, beberapa sekolah yang meraih penghargaan tersebut diantaranya diantaranya SMAN 4 Bukittinggi, SDN 08 Tarok Dipo dan SDN 11 Aur Kuning mendapatkan penghargaan ADIWIYATA dari DLH Propinsi, sedangkan KWT Sanjaya yang terletak di daerah Sanjai Dalam Kelurahan Manggis Ganting Kecamatan MKS Meraih Penghargaan Sertifikat Kategori “Proklim Utama”.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian penilaian DLH Propinsi dalam Tema ” Gerakan Sumbar Bersih”, dan Alhamdulillah ada 3 Sekolah yang berada di Daerah Kota Bukittinggi dengan Kecamatan yang berbeda mendapatkan penghargaan “ADIWIYATA” dari Propinsi, dan 1 penghargaan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Kita yakni Kategori Proklim Utama, penghargaan tersebut langsung diserahkan Oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi di Hotel Santika Padang, pada hari Selasa (15/11) kemaren”, ucap Kadis.

Lanjut dikatakannya, adapun beberapa kriteria Penilaian yang dilakukan oleh DLH Propinsi diantaranya, bagaimana cara Pengelolaan Sampah yang ada di tempat Umum, Pengelolaan Sampah di tingkat Nagari/Kelurahan dan Peran serta Masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan sendiri. Hal ini yang menjadi poin bagi kita warga Bukittinggi, dengan adanya kesadaran dari warga kita tentang pengelolaan sampah Insya Allah daerah kita akan menjadi bersih dan asri.

“Masyarakat Kota Bukittinggi kami harapkan untuk terus meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah dengan baik dan benar, bagi sekolah-sekolah yang mendapatkan penghargaan kemaren tetap pertahankan Penghargaan Adiwiyata tersebut, sehingga dapat berkelanjutan sampai ke taraf mandiri dan dapat membina ke sekolah yang lain”, ungkapnya.

Diketahui, ADIWIYATA secara internasional disebut pula dengan Green School adalah salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindari dampak lingkungan yang negatif. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *