Bamus Apresiasi Pemnag Lubuk Basung Gelar MTQ ke-VIII, Dorong Jadi Agenda Tahunan

  • Whatsapp

Marawapost.com, Lubuk Basung – Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Lubuk Basung mengapresiasi Pemerintah Nagari Lubuk Basung yang telah menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VIII tingkat Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Bamus Nagari Lubuk Basung, Nasrial Dt. Asalabiah, saat menghadiri pembukaan MTQ ke-VIII yang berlangsung di halaman Kantor Wali Nagari Lubuk Basung, Kamis (5/11/2026).

Dalam kesempatan itu, Nasrial menyampaikan penghargaan kepada Wali Nagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM Dt. Batuah, beserta jajaran pemerintah nagari yang telah berkomitmen menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ memiliki makna dan manfaat yang sangat besar dalam membangun kehidupan masyarakat, khususnya dalam melahirkan generasi muda yang Qur’ani.

“Melalui kegiatan MTQ ini, kita berharap dapat melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, menumbuhkan semangat untuk membaca, memahami, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikannya sebagai pedoman hidup,” ungkap Nasrial.

Ia juga berharap Pemerintah Nagari Lubuk Basung dapat menjadikan pelaksanaan MTQ sebagai agenda rutin tahunan, sehingga kegiatan tersebut terus berlanjut dan menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Nasrial mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kegiatan MTQ tersebut, karena sejalan dengan falsafah adat Minangkabau, yakni “Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah”.

“Melalui MTQ ini, mari kita bersama-sama membumikan Al-Qur’an di Nagari Lubuk Basung, dengan membaca, memahami, mengamalkan serta menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan,” ajaknya.

Ia berharap, melalui penyelenggaraan MTQ ke-VIII ini, kecintaan masyarakat, terutama generasi muda, terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh dan nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan beragama. (RieL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *