Marawapost.com, Payakumbuh – Musibah kebakaran kembali menguji warga Kota Payakumbuh. Saat sebagian warga masih terlelap pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, kobaran api melahap habis sebuah rumah di kawasan Pakan Selasa. Peristiwa nahas ini menyisakan duka mendalam bagi satu keluarga yang dihuni oleh Azwirman Chan dan Rosni Nurdin, dengan kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat merespons laporan warga. Hanya berselang sekitar 10 menit, armada pemadam tiba di lokasi dan langsung berjibaku memblokade titik api agar tidak menjalar ke bangunan permukiman di sekitarnya.

Proses pemadaman tersebut melibatkan pengerahan lima unit armada pemadam kebakaran. Tiga unit di antaranya merupakan armada milik Pemerintah Kota Payakumbuh, yang turut dibantu oleh dua unit tambahan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lima Puluh Kota.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menginstruksikan Wakil Wali Kota Elzadaswarman bersama Sekretaris Daerah Rida Ananda untuk meninjau lokasi kejadian dan menemui korban, memberikan dukungan moril, sekaligus memastikan keluarga tersebut mendapat penanganan yang layak pascakehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Dalam peninjauan tersebut, Wawako Elzadaswarman dan Sekda Rida yang didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh Edi Kusmanak, turut menyerahkan bantuan spontan berupa uang tunai senilai Rp1 juta untuk meringankan beban awal korban.

“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah kebakaran ini. Kami memahami bahwa kehilangan rumah dan harta benda bukanlah hal yang mudah. Semoga keluarga yang terdampak diberi ketabahan dan kekuatan untuk melewati cobaan ini,” ujar Elzadaswarman menguatkan korban.
Lebih jauh, Wawako memberikan apresiasi tinggi atas kesigapan petugas di lapangan dan kuatnya solidaritas warga setempat dalam membantu sesama.
“Respons cepat petugas pemadam kebakaran sangat penting dalam situasi seperti ini. Kami mengapresiasi petugas yang bergerak cepat melakukan penanganan. Terima kasih juga kepada masyarakat yang ikut bergotong royong membantu di lokasi. Kepedulian dan kebersamaan seperti inilah yang sangat dibutuhkan ketika saudara kita tertimpa musibah,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Rida Ananda turut menyampaikan keprihatinannya. Ia menjadikan insiden ini sebagai peringatan keras bagi seluruh warga agar melipatgandakan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi lingkungan yang kering akibat musim kemarau berkepanjangan dan ancaman kabut asap di sejumlah wilayah.
“Kami turut berduka atas musibah yang menimpa keluarga korban. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak lengah terhadap potensi kebakaran. Apalagi, saat kondisi cuaca kering dan musim kemarau berkepanjangan, kewaspadaan harus lebih ditingkatkan,” ujar Rida.
Rida secara khusus mengimbau masyarakat untuk lebih teliti memastikan kompor benar-benar padam usai digunakan, memeriksa kelayakan instalasi listrik secara berkala, agar tidak menggunakan listrik secara berlebihan, pastikan perangkat dimatikan ketika hendak beristirahat serta tidak membakar sampah sembarangan.

Ia juga mendesak warga untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda awal munculnya api agar penanganan sedini mungkin dapat dilakukan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran di kawasan Pakan Selasa tersebut masih dalam proses penyelidikan. Selain menghanguskan bangunan fisik, insiden ini juga mengakibatkan lenyapnya sejumlah surat berharga milik korban.
Melalui kehadiran langsung para pimpinan daerah beserta bantuan awal yang disalurkan, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap keluarga korban dapat segera bangkit dan kembali menata kehidupan mereka usai ditimpa musibah. (Cg)







