Setahun Pasaman Bangkit, Welly–Parulian Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat

  • Whatsapp

Marawapost.com, Pasaman — Pemerintah Kabupaten Pasaman menegaskan Program Unggulan “Pasaman Bangkit” bukan sekadar slogan, melainkan gerakan pembangunan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Pasaman, Welly Suhery didampingi Wakil Bupati H. Parulian saat konferensi pers capaian satu tahun Program Unggulan “Pasaman Bangkit”, Senin (25/5/2026).

Bacaan Lainnya

“Setiap rupiah anggaran harus melahirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Welly.

Menurutnya, program prioritas seperti berobat dan ambulans gratis, bantuan pendidikan, seragam sekolah gratis, RTLH, bajak gratis, pengawalan pupuk subsidi, hingga penciptaan 1.000 lapangan kerja terus dipacu untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Pemkab Pasaman juga mencatat 10 program unggulan telah terealisasi 100 persen dengan anggaran mencapai Rp258 miliar hingga April 2026.

Kepala BPS Pasaman, Nita Andriani menyebut berbagai indikator makro daerah menunjukkan tren positif. Angka kemiskinan turun menjadi 6,02 persen, Koefisien Gini berada di angka 0,207, dan IPM meningkat dari 70,61 menjadi 71,57.

Selain itu, prevalensi stunting menurun dan indeks kepuasan pelayanan publik naik menjadi 87 melalui aplikasi SIKAMEK.

Welly menegaskan seluruh OPD harus meninggalkan pola kerja rutin dan mulai berorientasi pada capaian nyata yang bisa diukur.

“Data dan hasil pembangunan tidak pernah berdusta. Kalau bekerja serius, hasilnya pasti terlihat,” ujarnya.

Meski menghadapi tantangan fiskal akibat menurunnya Transfer ke Daerah (TKD), Pemkab Pasaman memastikan pelayanan publik dan program strategis tetap menjadi prioritas melalui efisiensi belanja dan optimalisasi PAD.

Momentum satu tahun “Pasaman Bangkit” menjadi refleksi bahwa pembangunan sejati diukur dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar seremoni.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *