Demam Berdarah Mewabah, Pemnag Lubuk Basung Bersama Puskesmas dan Warga Gelar Goro Bersihkan Lingkungan di Simpang IV Tangah

  • Whatsapp

Marawapost.com, Lubuk Basung – Pemerintah Nagari (Pemnag) Lubuk Basung bersama pihak Puskesmas Lubuk Basung dan masyarakat Simpang IV Tangah melaksanakan gotong royomng (Goro) pembersihan lingkungan sekaligus sosialisasi pencegahan penyakit Demam Berdarah (DBD) yang saat ini mewabah di daerah itu, Rabu (20/05/26).

Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM Dt. Batuah, petugas Puskesmas Lubuk Basung, Bamus Nagari Lubuk Basung, para jorong se-Nagari Lubuk Basung, perangkat nagari, RT Simpang IV Tangah, Yudi Lebox St. Parmato, serta warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat bersama aparatur nagari dan petugas kesehatan melakukan gotong royong membersihkan lingkungan, seperti membersihkan selokan, mengangkat sampah, serta memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti penyebab penyakit DBD.

Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM Dt. Batuah dalam sosialisasinya menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan masing-masing dan tidak membiarkan adanya genangan air di sekitar rumah.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Nagari Lubuk Basung pada umumnya agar selalu menjaga kebersihan lingkungan rumahnya masing-masing. Jangan biarkan ada air yang tergenang di ember, kaleng, botol maupun tempat lainnya yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti penyebab Demam Berdarah,” ujar Walinagari Niniak Mamak itu ketika dikonfirmasi media online marawapost.com dilapangan.

Ia menegaskan, langkah pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh masyarakat agar penyebaran penyakit DBD dapat ditekan.

“Kalau lingkungan tidak dibersihkan, maka genangan air tersebut akan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Demam Berdarah. Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat agar segera membersihkan lingkungannya masing-masing dan tidak membiarkan adanya tempat-tempat yang dapat menimbulkan jentik nyamuk,” tutur Walinagari dua periode itu.

Menurut Walinagari Lubuk Basung itu, pihaknya juga menerima laporan dari RT Simpang IV Tangah bahwa saat ini sudah terdapat sekitar 10 warga yang terserang penyakit DBD. Sebagian di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kami mendapat informasi dari RT Simpang IV Tangah bahwa sudah ada 10 warga yang terkena penyakit DBD dan sebagian masih dirawat di rumah sakit. Semoga warga kita yang sedang menjalani perawatan cepat diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ungkap Walinagari Lubuk Basung itu.

Dilanjutkan Walinagari, InsyaAllah hari Jum’at (22/05/26) besok, kita bersama Puskesmas Lubuk Basung akan melaksanakan Pogging ke Simpang IV Tangah, guna membasmi jentik – jentik nyamuk penyebab Demam Berdarah itu.

Sementara itu, RT Simpang IV Tangah, Yudi Lebox St. Parmato dan warga setempat menyambut baik kegiatan gotong royong dan sosialisasi tersebut. Mereka berharap upaya bersama yang dilakukan pemerintah nagari, petugas kesehatan dan masyarakat dapat mencegah semakin meluasnya penyebaran penyakit DBD di wilayah Simpang IV Tangah dan Nagari Lubuk Basung pada umumnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, Yudi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat demi menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit Demam Berdarah.

(RieL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *