Marawapost.com, Agam – Bupati Agam yang diwakili Staf Ahli Bupati, Dandi Pribadi, menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti (BB) minuman beralkohol yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Agam, di Lubuk Basung, Senin (16/03).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di tengah masyarakat, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Agam, Fauzi, S.STP, mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil dari berbagai operasi penertiban yang dilakukan pihaknya di sejumlah wilayah di Kabupaten Agam.
“Sebanyak 721 botol minuman beralkohol dari berbagai merek berhasil diamankan dalam kegiatan penertiban yang dilakukan Satpol PP dan Damkar Agam. Hari ini seluruh barang bukti tersebut dimusnahkan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan aturan dan menjaga ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Ditambahkan, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif bagi masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri, saat aktivitas masyarakat meningkat.
Fauzi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung upaya pengamanan dan penegakan ketertiban di Kabupaten Agam.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dan mendukung pelaksanaan tugas Satpol PP dan Damkar dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Agam, Dandi Pribadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kehidupan masyarakat yang aman, tertib dan harmonis sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di Kabupaten Agam.
Menurutnya, masyarakat Agam dikenal menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai adat dan agama yang menjadi landasan kehidupan masyarakat Kabupaten Agam,” ujarnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi bersama pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Semoga melalui kegiatan ini kita dapat terus menjaga situasi yang aman dan kondusif. Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat,” ujarnya. (*)







