Marawapost.com, Pasaman Barat — Luapan air Sungai Batang Sikobo kembali memicu banjir di Nagari Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang, hingga wilayah Sikobo, Kecamatan Koto Balingka, Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Tiga titik terparah adalah Tanjung Harapan, Gugung Sorik, dan Sukarame, dengan ketinggian air mencapai ±25 cm hingga menutup akses jalan Koto Sawah–Sikobo.
Sebagian warga terpaksa mengungsi karena air terus meningkat. Sebanyak 50 hektare sawah terendam dan terancam gagal panen. Satu rumah milik Ulis rusak berat, dan penghuninya telah dievakuasi ke Ujung Gading.
Data warga terdampak,
Tanjung Harapan: 185 KK / 722 jiwa (14 bayi, 49 balita, 9 ibu hamil, 22 ibu menyusui, 45 lansia)
Sukaramai: 64 KK / 256 jiwa (4 bayi, 20 balita, 2 ibu hamil, 5 ibu menyusui, 12 lansia)
Gugung Sorik: 82 KK / 339 jiwa (11 bayi, 34 balita, 1 ibu hamil, 21 ibu menyusui, 22 lansia)
Ratusan warga kini berada di lokasi aman sambil menunggu air surut.
Babinsa Koramil 06/Ujung Gading bersama Kodim 0305/Pasaman telah melakukan pengecekan awal dan koordinasi dengan BPBD. Namun, akses petugas sempat terhambat karena Sungai Batang Saman ikut meluap.
Hingga saat ini kondisi banjir dinyatakan terkendali, dan personel Babinsa terus melakukan pemantauan. Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada mengingat potensi banjir susulan akibat curah hujan yang masih tinggi.







