Marawapost.com, Dharmasraya – Annisa Suci Ramadhani satu-satunya menjadi Bupati Perempuan di Sumatra Barat yang memimpin Kabupaten Dharmasraya ranah cati nan tigo.
Sebelumnya pada tanggal (20/02/2025). Annisa Suci Ramadhani yang berpasangan dengan Leli Arni di lantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia di istana kepresidenan, pelantikan kepala daerah di laksanakan secara serentak se-Indonesia.
Tentu dengan di lantik nya Annisa sebagai kepala daerah di kabupaten Dharmasraya, harapan masyarakat tertumpang penuh kepada Annisa, baik itu di bidang pemerintahan, maupun kesejahteraan masyarakat kabupaten Dharmasraya.
Tapi fakta yang terjadi, semenjak menjalankan amanah yang di berikan masyarakat kabupaten Dharmasraya kepada Annisa justru para pejabat di lingkungan kabupaten Dharmasraya banyak yang mundur dari jabatannya, mulai dari sekretaris daerah(Sekda) sampai kepala dinas(Kadis).
Ini menjadi pertanyaan besar di kalangan masyarakat kabupaten Dharmasraya, ada apa dengan Annisa suci ramadhani…?
Akibat dari banyaknya pejabat daerah kabupaten Dharmasraya yang mengundurkan diri dari jabatannya, maka terjadilah di lingkungan OPD yang rangkap jabatan.
Menurut data yang di dapat oleh awak media marawapost.com yang di konfirmasi kepada kepala (BKPSDM) kabupaten Dharmasraya, Yusrisal, SKM, MM,melalui pesan whatsap pada hari senin (01/09/2025) dengan singkat
yusrisal mengatakan, untuk eselon II sudah 3 orang, sedangkan untuk yang merangkap jabatan sebagai Plt kepala OPD 6 orang.
Terkait dengan hal tersebut, Ketua LSM Garuda NI Wilayah Sumatera Barat, Bj. Rahmat angkat bicara, beliau mengatakan, hal ini bisa menjadi momen buruk bagi Pemerintahan Kabupaten Dharmasraya.
“Sebenarnya jarang terjadi pengunduran diri pejabat, apalagi setingkat pejabat pratama, eselon II. Karena untuk mendapatkan jabatan eselon II itu sangat selektif”, tukas Bj. Rahmat.
Apalagi sambung Bj. Rahmat, sudah 3 orang pejabat eselon II mengundurkan diri, termasuk Sekda yang merupakan pejabat ASN tertinggi di Pemerintah setempat. Ada apa ini…?
“Terkait hal tersebut cetus Bj. Rahmat, dalam waktu dekat ini, kami dari LSM Garuda akan melakukan investigasi ke Pemerintah Kabupaten Dharmasraya”, ungkap Bj. Rahmat. (Ali04)







