Hari ke-3 Study Koperatif Diskominfo Bukittinggi Bersama Media, Kunjungi Diskominfo, Statistik dan Persandian Kota Dumai

  • Whatsapp

Marawapost.com, Bukittinggi – Hari ke-3, Diskominfo Kota Bukittinggi bersama puluhan media kunjungi Diskominfo, Statistik dan Persandian Kota Dumai Provinsi Riau, Selasa (24/12/24).

Kunjungan Diskominfo Kota Bukittinggi bersama media dalam rangka Study Koperatif anggaran Tahun 2024 selama 4 hari (22-25/12/24). Sebelumnya Diskominfo bersama awak media mengunjungi RRI Pekanbaru.

Kadis Kominfo Kota Bukittinggi, Suryadi, ST, MM didampingi Kabid IKP, Ramon Arista Putra, SE mengatakan, kegiatan study koperatif bersama wartawan ini merupakan kegiatan rutinitas Diskominfo tiap tahunnya.

“Study koperatif ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan tali silaturrahmi antara kita, baik dengan Diskominfo Kota Dumai maupun dengan sesama awak media”, ujar Suryadi.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk menambah informasi terkait program kerjasama dengan media. Bagaimana inovasi di Dumai dapat kita pelajari dan untuk meningkatkan nilai kerjasama dengan media di Bukittinggi kedepannya.

Disebutkan Suryadi, kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Dinas Kominfo Kota Dumai yang telah bersedia menerima kunjungan kami dalam rangka study koperatif ini.

“InsyaAllah, kami akan menyerap semua ilmu dan pengalaman yang didapat di Kota Dumai, baik kami di Kominfo Kota Bukittinggi maupun para rekan – rekan media”, tutur Suryadi.

Sementara itu Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Kota Dumai, Drs. H. Khairil Adli, M.Si yang didampingi Kabid IKP, M. Sadam, menyebutkan, Kota Dumai merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Bengkalis sejak tahun 1999. Pada tahun 2024 ini, Pemko Dumai telah mendulang prestasi menjadi pemerintah yang informatif.

“Terkait kerjasama media, sejak tahun 2023 lalu pengajuan kerjasama dilakukan menggunakan aplikasi khusus yang merupakan inovasi dari Diskominfo Dumai sendiri”, tukas Khairil.

“Kita menjalin kerjasama media dengan sejumlah persyaratan, termasuk jumlah kunjungan web atau traffic web-nya dan perusahaan medianya taat pajak. Persyaratan inilah yang nantinya menentukan apakah media yang mendaftar bisa bekerjasama dengan kita atau tidak”. Ungkap Khairil. (RieL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *