Kadisdik Kabupaten Dharmasraya, Bobby P Riza, S.STP. M.Si Dorong Inovasi Bunda Abiba

  • Whatsapp

Marawapost.com, Dharmasraya – Dalam rangka pengukuran dan penilaian indeks inovasi daerah tahun 2023 ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat berpartisipasi telorkan sebuah inovasi dengan judul Bunda Abiba.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Bobby P Riza, S.STP. Msi di sela sela kesibukanya, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat diartikan sebagai upaya pembinaan yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan kepada anak usia 0 sampai dengan usia 6 tahun.

Dengan kata lain PAUD bertujuan membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, baik jasmani maupun rohani, agar memiliki kesiapan dalam memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut.


Lebih lanjut disampaikan, kita mendorong setiap bidang agar melakukan inovasi, salah satunya adalah bidang Paud dan PNF, walaupun membaca bukan lagi menjadi kewajiban bagi anak usia dini, namun upaya inovasi ini tetap harus didukung karena menciptakan pembelajaran sekaligus belajar sambil bermain menjadi yang menyenangkan ulasnya.


Sejalan dengan itu sekretaris Dinas Pendidikan Herniyenti, S.Pd. MM menyampaikan, dengan memperkenalkan huruf dan angka kepada anak usia dini akan menciptakan rasa ingin tahu mereka terhadap buku akan menumbuhkan minat baca anak itu sendiri, disinilah peran penting orang tua, karena orang tua adalah pendidik yang pertama dan utama ulasnya.


Secara terpisah Kasi Kurikulum Paud dan PNF, Nani Rahayu Ningsih, S.Pd kepada awak media mengatakan, Bunda Abiba ini adalah singkatan dari Bunda Aku bisa Baca, inovasinya seperti itu, kita tahu bahwa untuk anak usia dini itu sendiri tidaklah diajarkan membaca, melainkan membaca pada Pendidikan Anak Usia Dini adalah kegiatan menceritakan gambar dan mengucapkan huruf yang dilakukan orang dewasa bersama anak, hal yang demikian akan menambah kosa kata baru meningkatkan rasa ingin tahu dan kemampuan meningkatkan ide, serta dapat mengembangkan rasa imajinasi anak.

Sasarannya adalah seluru peserta didik satuan Paud, TK, KB, SPS dan orang tua. Nani juga berharap, semoga inovasi kita ini bisa bersaing dan melaju hingga ke tingkat nasional pungkasnya. (Ali04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *