{"id":4881,"date":"2022-03-14T16:19:44","date_gmt":"2022-03-14T16:19:44","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=4881"},"modified":"2022-03-14T16:19:45","modified_gmt":"2022-03-14T16:19:45","slug":"bongkar-lima-warung-penjual-miras-wako-bukittinggi-inginkan-jadi-tempat-ibadah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=4881","title":{"rendered":"Bongkar Lima Warung Penjual Miras, Wako Bukittinggi Inginkan Jadi Tempat Ibadah"},"content":{"rendered":"\n<p>Bukittinggi, Marawa &#8211; Sejumlah warung yang berdiri di atas tanah milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Jalan Arrasuli Tengah dan Jalan Kehutanan, Pasar Bawah, dibongkar.&nbsp; Pembongkaran dilakukan tim gabungan dari Polda Sumbar, Polres Bukittinggi, dan dibantu personil Satpol PP Bukittinggi, Senin (14\/03).<\/p>\n\n\n\n<p>Humas PT. KAI Divre II Sumbar, Erlangga Budi L, menjelaskan alasan pembongkaran tersebut dilakukan karena pengguna bangunan tidak memanfaatkan bangunan sesuai perjanjian serta menjual dan melayani pelanggan untuk minum-minuman keras, yang mengakibatkan keresahan bagi warga sekitar. \u201cHal ini tentu menyalahgunakan peruntukkannya,\u201d sebut Erlangga. <\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut Erlangga jelaskan, sebelum pembongkaran, telah dilakukan negosiasi dengan penyewa, serta telah dilayangkan surat peringatan. \u201cSurat peringatan 1, 2 dan 3 sudah diberikan sejak dua bulan lalu,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hari ini kita lakukan pembongkaran di lima titik kios yang berdiri di atas aset PT. KAI. Dua (warung) di Jalan Syech Arrasuli Tengah dan tiga titik di Jalan Kehutanan Pasar Bawah. Total ada lima yang ditertibkan,\u201d ujar Erlangga.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"170\" src=\"https:\/\/marawapost.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/91c8f4f9-804d-45b6-86a5-21aec51b2d7c-300x170.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4884\" srcset=\"https:\/\/marawapost.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/91c8f4f9-804d-45b6-86a5-21aec51b2d7c-300x170.jpg 300w, https:\/\/marawapost.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/91c8f4f9-804d-45b6-86a5-21aec51b2d7c-200x112.jpg 200w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cIni lahan disewakan dan disalahgunakan peruntukkannya untuk menjual minuman keras. Sesuai arahan Wali Kota Bukittinggi, melalui surat yang kami terima dan survey yang kami lakukan, memang ada kegiatan penjualan miras di sini. Sehingga kami lakukan langkah langkah penertiban,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, Pemerintah Kota Bukittinggi akan mengajukan permohonan kepada PT. KAI agar di lokasi warung yang dibongkar itu diganti fungsinya menjadi tempat ibadah.<\/p>\n\n\n\n<p> &#8220;Pemko akan mengajukan permohonan untuk mengganti fungsinya menjadi mushala, agar warga di sekitar itu tak lagi jauh untuk pergi beribadah,&#8221; ujar Wako Erman.<\/p>\n\n\n\n<p>Emi, warga sekitar, mengapresiasi upaya pembongkaran warung tuak ini karena aktivitas yang dilakukan di warung itu memang mengakibatkan keresahan di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHampir setiap malam cukup ramai di wilayah ini, untuk kegiatan yang negatif, mabuk mabukan, nyanyi nyanyi dengan keras. Kami tentunya terganggu. Dengan pembongkaran ini, kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemko Bukittinggi serta PT KAI,\u201d ungkap Emi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ditanya pendapatnya mengenai usulan Pemko untuk pendirian mushala di bekas lokasi tersebut, Emi menyatakan sangat mendukung usulan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami sangat bersyukur dan semoga terwujud. Semakin dekat kami pergi shalat,\u201d Tutupnya. (RieL)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bukittinggi, Marawa &#8211; Sejumlah warung yang berdiri di atas tanah milik PT Kereta Api Indonesia&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4885,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-4881","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bukittinggi"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4881","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4881"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4881\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4886,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4881\/revisions\/4886"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4881"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4881"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4881"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=4881"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}