{"id":4215,"date":"2022-01-13T13:56:54","date_gmt":"2022-01-13T13:56:54","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=4215"},"modified":"2022-01-13T13:56:54","modified_gmt":"2022-01-13T13:56:54","slug":"lestarikan-seni-budaya-anak-nagari-koto-gadang-gelar-festival-budaya-alek-nagari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=4215","title":{"rendered":"Lestarikan Seni Budaya, Anak Nagari Koto Gadang Gelar Festival Budaya Alek Nagari"},"content":{"rendered":"\n<p>Agam, Marawa &#8211; &nbsp;Anak Nagari Koto Gadang Kecamatan IV Koto, menggelar festival seni dan budaya alek nagari.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan yang digelar 13 sampai 16 Januari itu dibuka Bupati Agam yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Junaidi, di Masjid Tapi Nurul Iman Koto Gadang, Kamis (13\/1). Kegiatan itu juga dibarengi dengan tablig akbar BKMT se- Kecamatan IV Koto.<\/p>\n\n\n\n<p>Acara yang dihadiri, Gubernur Sumbar diwakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Sumbar, Mardison, Buya Mas\u2019oed Abidin, anggota DPRD Agam Salman Linofel, Wali Nagari Koto Gadang Zulfikar, kepala OPD terkait dan sejumlah tokoh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedatangan rombongan disambut siriah carano yang diiringi arak-arakan tambua tansa menuju ke dalam masjid.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Panitia, Ramlan Gazali mengatakan tujuan kegiatan festival seni dan budaya alek nagari Koto Gadang adalah untuk melestarikan seni budaya salingka nagari yang ada di Koto Gadang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita tidak ingin potensi yang dimiliki anak nagari terkubur dimakan masa. Oleh sebab itu, melalui festival ini kita lestarikan kembali seni dan budaya tradisional Minangkabau demi keberlangsungan generasi penerus,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menyebutkan, terselenggaranya kegiatan tersebut berkat swadaya yang dikumpulkan masyarakat rantau dan kampung dengan anggaran yang sudah terkumpul sebesar Rp30 juta dari Rp50 juta besaran dana yang direncanakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun festival yang digelar diantaranya, festival pameran lukisana anak nagari, pameran kerajinan Koto Gadang dan pertunjukan Silek Harimau.<\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi kegiatan tersebut, Bupati Agam melalui Asisten Administrasi Umum, Junaidi mengucapkan selamat dan apresiasi atas semangat anak Nagari Koto Gadang dalam menyemarakkan dan melestarikan seni budaya tradisional tersebut yang juga dikemas dengan kegiatan keagamaan seperti majelis taklim.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPentingnya kegiatan ini, agar generasi muda mengenal ciri khas seni dan budaya dari Koto Gadang,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menilai dengan menggali potensi seni budaya tradisional Minangkabau dapat menumbuh -kembangkan nilai-nilai budaya Minangkabau berlandaskan adat basandi syarak-syarak basandi kitabullah di bumi Agam.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTerimakasih kepada masyarakat Koto Gadang sudah melestarikan dan membangkit kembali potensi anak nagari melalui pegelaran festival seni budaya,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh sebab itu, ia meminta kepada seluruh peserta dan panitia untuk memaknai festival tidak sekedar seremoni atau mencari menang atau kalah. Namun hakikatnya mampu melaksanakan kegiatan tersebut secara berkelanjutan dan tidak layu sebelum berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal senada diutarakan Gubernur Sumbar melalui Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Sumbar, Mardison.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita apresiasi atas yang telah dilaksanakan masyarakat Koto Gadang dalam membangun karakter masyarakat khususnya generasi muda dalam melanjutkan perjuangan peninggalan nenek moyang dan tokoh- tokoh hebat yang pernah lahir di sini, seperti Emil Salim, Sutan Syahrir dan banyak lainnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia berharap, kedepannya akan lahir kembali tokoh-tokoh hebat di Koto Gadang, umumnya Kabupaten Agam. (R)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Agam, Marawa &#8211; &nbsp;Anak Nagari Koto Gadang Kecamatan IV Koto, menggelar festival seni dan budaya&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4216,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-4215","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4215","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4215"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4215\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4217,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4215\/revisions\/4217"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4216"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4215"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4215"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4215"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=4215"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}