{"id":35522,"date":"2026-10-05T08:50:41","date_gmt":"2026-10-05T08:50:41","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=35522"},"modified":"2026-10-05T08:50:41","modified_gmt":"2026-10-05T08:50:41","slug":"dharmasraya-kembali-diselimuti-kabut-asap-tebal-siswa-kembali-belajar-daring","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=35522","title":{"rendered":"Dharmasraya Kembali Diselimuti Kabut Asap Tebal, Siswa Kembali Belajar Daring"},"content":{"rendered":"<p><strong>Marawapost.com, Dharmasraya<\/strong> &#8211; Kabut asap Dharmasraya hari ini terlihat semakin pekat dan tebal. Kondisi tersebut bahkan mulai berdampak langsung terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah.<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pendidikan mengambil langkah cepat dengan meminta siswa dipulangkan lebih awal. Kebijakan tersebut dilakukan setelah adanya laporan kabut asap telah masuk ke ruang kelas.<\/p>\n<p>Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, **Bobby Perdana Riza**, mengatakan siswa dipulangkan lebih awal sebagai langkah untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kegiatan belajar mengajar.<\/p>\n<p>\u201cAnak-anak sekolah langsung kami minta dipulangkan lebih awal. Besok anak-anak belajar secara PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh),\u201d kata Bobby.<\/p>\n<p>Menurut Bobby, keputusan tersebut diambil setelah pihaknya menerima laporan bahwa kabut asap sudah masuk ke dalam ruang kelas.<\/p>\n<p>\u201cKarena tadi ada laporan kabut asap sudah masuk ke ruang kelas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>### Besok Sekolah Terapkan PJJ<\/p>\n<p>Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar di sekolah akan dialihkan menjadi **Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)**.<\/p>\n<p>Kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga kegiatan pendidikan tetap berjalan sekaligus mengurangi aktivitas siswa di tengah kondisi udara yang dinilai kurang baik.<\/p>\n<p>Bobby mengatakan kebijakan tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi kabut asap.<\/p>\n<p>Jika pada **Rabu** kondisi kabut asap sudah terlihat membaik, proses belajar mengajar atau PBM akan kembali dilaksanakan seperti biasa.<\/p>\n<p>\u201cKalau Rabu besok kondisi kabut asap sudah kelihatan membaik, PBM seperti biasa kembali,\u201d kata Bobby.<\/p>\n<p>### ISPU 113, Kondisi Visual Lebih Pekat<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dharmasraya, Novan, menyampaikan bahwa berdasarkan aplikasi IQAir, indeks kualitas udara saat ini berada pada angka **113**.<\/p>\n<p>Angka tersebut berada dalam kategori **tidak sehat**. Sementara angka tertinggi yang tercatat mencapai **141**.<\/p>\n<p>Namun, Novan menyebut kondisi yang terlihat secara langsung di lapangan menunjukkan kabut asap lebih pekat dan tebal dibandingkan gambaran yang terlihat dari angka pemantauan.<\/p>\n<p>\u201cKalau dilihat secara visual kondisi saat ini lebih pekat dan tebal kondisi asapnya,\u201d kata Novan.<\/p>\n<p>Novan menjelaskan, aplikasi pemantauan kualitas udara milik Kementerian Lingkungan Hidup, **Ispunet**, memiliki titik pantau di Sumatera Barat, yakni Padang dan Padang Pariaman. Sementara di Jambi terdapat titik pantau di Kabupaten Tebo dan Kota Jambi.<\/p>\n<p>Dharmasraya selama ini menggunakan aplikasi IQAir untuk membantu memantau kondisi kualitas udara karena wilayah tersebut tidak memiliki titik pantau Ispunet.<\/p>\n<p>Kondisi kabut asap yang semakin pekat kini tidak hanya menjadi persoalan kualitas udara, tetapi juga mulai memengaruhi aktivitas pendidikan. Pemulangan siswa lebih awal dan penerapan PJJ menjadi langkah sementara Pemkab Dharmasraya sembari melihat perkembangan kondisi udara dalam beberapa hari ke depan.(Ali04)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Dharmasraya &#8211; Kabut asap Dharmasraya hari ini terlihat semakin pekat dan tebal. Kondisi tersebut&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":35523,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-35522","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dharmasraya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35522","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35522"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35522\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35524,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35522\/revisions\/35524"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/35523"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35522"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35522"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35522"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=35522"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}