{"id":33990,"date":"2026-07-15T07:03:03","date_gmt":"2026-07-15T07:03:03","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=33990"},"modified":"2026-07-15T13:05:30","modified_gmt":"2026-07-15T13:05:30","slug":"rencana-pembangunan-tol-padang-pekanbaru-terus-dimatangkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=33990","title":{"rendered":"Rencana Pembangunan TOL Padang-Pekanbaru Terus Dimatangkan,"},"content":{"rendered":"<p><strong>Marawapost.com, Agam<\/strong> &#8211; Rencana pembangunan Jalan Tol Padang\u2013 Pekanbaru ruas Sicincin\u2013 Bukittinggi terus dimatangkan. Sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Agam menggelar rapat khusus bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kejaksaan Negeri Agam, para wali nagari se-Kecamatan Sungai Pua, serta sejumlah unsur terkait di Kantor Camat Sungai Pua, Rabu (15\/07\/26).<\/p>\n<p>Rapat dipimpin langsung Bupati Agam, Benni Warlis sebagai tindak lanjut hasil pembahasan sebelumnya di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat mengenai alternatif trase baru jalan tol.<\/p>\n<p>Benni Warlis menjelaskan, pemerintah mengusulkan jalur baru yang membentang dari pasar Amor menuju Simpang Taluak hingga terhubung ke Jalan Bypass Bukittinggi dengan panjang sekitar enam kilometer.<\/p>\n<p>\u201cIni merupakan tindak lanjut rapat di Kejati Sumbar. Kita menyampaikan rencana pemindahan trase yang lebih pendek, dari pasar Amor ke Simpang Taluak menuju Bypass. Panjangnya sekitar enam kilometer,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Bupati Agam, rapat bersama camat dan para wali nagari digelar untuk menyamakan persepsi sebelum rencana tersebut disampaikan kepada niniak mamak dan masyarakat melalui tahapan sosialisasi.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, alternatif trase baru dipilih karena dinilai memiliki dampak sosial yang lebih kecil dibandingkan rencana sebelumnya.<\/p>\n<p>Selain tetap memenuhi konsep ruas tol Sicincin \u2013Bukittinggi yang masuk ke wilayah Kota Bukittinggi , jalur tersebut juga memanfaatkan koridor Jalan Bypass yang telah direncanakan sebelumnya.<\/p>\n<p>\u201cKalau dibandingkan trase sebelumnya, risiko di jalur ini relatif lebih rendah. Dulu ada sekitar 80 rumah, masjid serta bangunan lain dan lahan yang terdampak. Sekarang kita mencoba mencari alternatif yang dampaknya lebih kecil, meski tetap ada lahan yang terdampak,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bupati menjelaskan, proses pembangunan saat ini masih berada pada tahap persiapan penyusunan dokumen perencanaan. Tahapan berikutnya adalah sosialisasi dan konsultasi publik yang akan menjadi dasar diterima atau tidaknya usulan trase oleh masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKalau dalam konsultasi publik masyarakat menolak, tentu akan kembali dibahas lagi. Karena itu sekarang kita libatkan pemerintah provinsi sejak awal agar proses persiapan berjalan lebih efektif,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Bupati Agam berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan dapat memperlancar tahapan persiapan hingga penetapan lokasi dapat segera dilakukan.<\/p>\n<p>\u201cHarapan kita, dengan sosialisasi yang dilakukan sejak sekarang kepada wali nagari, niniak mamak dan masyarakat, seluruh proses bisa berjalan lebih cepat sehingga pembangunan tol yang akan membuka akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat segera terealisasi,\u201d jelasnya. (*)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Agam &#8211; Rencana pembangunan Jalan Tol Padang\u2013 Pekanbaru ruas Sicincin\u2013 Bukittinggi terus dimatangkan. Sebagai&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33991,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-33990","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agam"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33990"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33990\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33992,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33990\/revisions\/33992"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/33991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33990"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=33990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}