{"id":33400,"date":"2026-06-16T14:03:28","date_gmt":"2026-06-16T14:03:28","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=33400"},"modified":"2026-06-16T14:03:28","modified_gmt":"2026-06-16T14:03:28","slug":"curi-handphone-keponakan-pasutri-di-sungai-durian-ditangkap-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=33400","title":{"rendered":"Curi Handphone Keponakan, Pasutri di Sungai Durian Ditangkap Polisi"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><em><strong>Marawapost.com<\/strong><\/em>, <strong>Payakumbuh<\/strong> &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Payakumbuh mengamankan dua orang terduga pelaku kasus pencurian satu unit handphone merk Iphone 16 Pro yang terjadi di Kelurahan Sungai Durian Kecamatan Latina Kota Payakumbuh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Terduga pelaku berinisial FR (42) dan RS (35) diamankan pihak kepolisian di sebuah rumah yang juga beralamat di Kelurahan Sungai Durian, Jum&#8217;at 12 Juni 2026.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Informasi awal penangkapan yang di dapat dari Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo, S.I.K.S.H.M.H melalui Kasat Reskrim IPTU Andrio, S.H.M.H secara tegas telah membenarkan kejadian tersebut diatas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8221; Iya, saat ini dua tersangka yang juga merupakan pasangan suami istri sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut, &#8221; kata Kasat Reskrim.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dijelaskan Kasat, kejadian ini bermula saat kedua pelaku bertandang ke rumah korban yang beralamat di Kelurahan Sungai Durian Kecamatan Latina. Dalam suatu kesempatan terduga RS yang merupakan tante dari korban masuk ke kamar milik korban dan RS mendapati korban saat itu sedang tidur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8221; Disitu timbul niat RS untuk memiliki barang milik korban berupa satu unit handphone merk Iphone 16 Pro yang terletak di meja kamar dengan cara yang salah, &#8221; ungkap Kasat Reskrim.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">RS kemudian memberitahu niatnya kepada terduga FR yang merupakan suaminya dan meminta FR untuk menunggu di luar rumah disamping jendela kamar korban. Kemudian RS mengambil handphone korban dan meletakan dibibir jendela untuk kemudian handphone tersebut diambil oleh FR untuk dikuasai berdua.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selang beberapa waktu, keluarga korban melihat ada notif di group whatsup keluarga yang menerangkan bahwa korban telah mengganti nomor handphone. Korban yang sadar bahwa handphone nya telah dicuri kemudian melaporkan hal ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Payakumbuh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8221; Berbekal laporan ini kemudian kami segera melakukan penyelidikan, berdasarkan pendeteksian yang kami lakukan nomor handphone baru tersebut terlacak masih berada di Kelurahan Sungai Durian, &#8221; beber Kasat Reskrim.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Payakumbuh kemudian langsung mendatangi dan menyasar lokasi yang terlacak. Setibanya di lokasi kedua terduga tak dapat mengelak saat diinterograsi dengan mengakui perbuatanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pihak kepolisian kemudian melakukan penyitaan barang bukti untuk kepentingan penyidikan serta mengamankan kedua terduga pelaku ke Mapolres Payakumbuh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Akibat perbuatanya kedua terduga dikenakan pasal 477 ayat (1) huruf e Jo pasal 20 huruf c UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana kurungan paling lama 7 tahun penjara. (<em><strong>Cg<\/strong><\/em>)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Payakumbuh &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Payakumbuh mengamankan dua orang terduga pelaku&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":33401,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-33400","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33400","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33400"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33400\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33402,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33400\/revisions\/33402"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/33401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33400"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=33400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}