{"id":32684,"date":"2026-05-19T05:19:10","date_gmt":"2026-05-19T05:19:10","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=32684"},"modified":"2026-05-19T06:35:45","modified_gmt":"2026-05-19T06:35:45","slug":"dari-blankspot-ke-digital-25-kejorongan-di-pasaman-kini-nikmati-internet-gratis-3t","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=32684","title":{"rendered":"Dari Blankspot ke Digital, 25 Kejorongan di Pasaman Kini Nikmati Internet Gratis 3T"},"content":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Pasaman &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui program unggulan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian terus memperluas akses digital di wilayah terpencil melalui program Internet Gratis 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).<\/p>\n<p>Program yang dijalankan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pasaman ini menyasar daerah blankspot yang selama ini minim akses jaringan internet, guna mendukung pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>Kepala Diskominfo Pasaman, Fatrizon mengatakan, dalam satu tahun kepemimpinan Welly\u2013Parulian, sebanyak 25 kejorongan dari target 42 kejorongan blankspot telah berhasil terkoneksi internet gratis.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, hingga saat ini program internet gratis daerah 3T menunjukkan perkembangan sangat baik. Sebanyak 25 kejorongan telah terkoneksi dan dikembangkan menjadi 34 titik akses internet aktif,\u201d ujar Fatrizon saat konferensi pers evaluasi satu tahun program unggulan di Media Center Diskominfo Pasaman, Selasa (19\/5\/2026).<\/p>\n<p>Capaian tersebut setara dengan 59,52 persen dari target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.<\/p>\n<p>Menurut Fatrizon, tantangan geografis dan akses jalan yang sulit tidak menjadi penghalang bagi tim Diskominfo untuk menghadirkan jaringan internet ke wilayah terpencil.<\/p>\n<p>\u201cFokus kami adalah wilayah yang selama ini belum terjangkau jaringan internet, terutama untuk mendukung pelayanan nagari, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan masyarakat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Program ini mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Di kantor nagari, pelayanan administrasi kini lebih cepat karena aparatur dapat mengakses sistem pemerintahan secara daring.<\/p>\n<p>Di sektor pendidikan, guru dan siswa mulai mudah mengakses sumber belajar digital. Sementara di fasilitas kesehatan, internet membantu pelaporan layanan kesehatan dan koordinasi antarpetugas menjadi lebih efektif.<\/p>\n<p>\u201cDulu kami harus mencari lokasi yang ada jaringan untuk mengirim laporan pelayanan kesehatan. Sekarang pekerjaan jauh lebih cepat,\u201d ujar salah seorang petugas kesehatan di Pustu Kotonopan Rao, Kecamatan Rao Utara.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, akses internet gratis juga mulai membuka peluang ekonomi masyarakat. Warga kini dapat memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk berjualan dan mempromosikan produk secara online.<\/p>\n<p>\u201cSaya sekarang bisa berjualan online dan berkomunikasi lebih mudah. Program ini sangat membantu masyarakat,\u201d ujar Ani (34), warga penerima manfaat.<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten Pasaman juga terus melakukan pendataan wilayah blankspot dan mengajukan dukungan jaringan ke pemerintah pusat serta Bakti Kominfo guna memperluas cakupan layanan internet di daerah terpencil.<\/p>\n<p>Melalui program ini, pemerataan akses digital di Pasaman perlahan mulai terwujud. Dari wilayah yang sebelumnya blankspot, kini masyarakat mulai menikmati konektivitas dan peluang baru di era digital.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Pasaman &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui program unggulan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":32688,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[110,112],"newstopic":[179],"class_list":["post-32684","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pasaman","tag-pasaman","tag-sumbar","newstopic-pemerintahan"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32684","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32684"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32684\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32686,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32684\/revisions\/32686"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/32688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32684"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32684"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32684"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=32684"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}