{"id":32658,"date":"2026-05-18T03:49:34","date_gmt":"2026-05-18T03:49:34","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=32658"},"modified":"2026-05-18T03:49:34","modified_gmt":"2026-05-18T03:49:34","slug":"setahun-welly-parulian-memimpin-ambulans-gratis-dan-berobat-gratis-jadi-andalan-warga-pasaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=32658","title":{"rendered":"Setahun Welly\u2013Parulian Memimpin, Ambulans Gratis dan Berobat Gratis Jadi Andalan Warga Pasaman"},"content":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Pasaman &#8211; Di tengah badai efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal, pasangan Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian membuktikan bahwa janji politik tidak berhenti pada slogan kampanye. Dalam satu tahun kepemimpinan, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama yang langsung dirasakan masyarakat hingga ke pelosok nagari.<\/p>\n<p>Melalui Program Unggulan (Progul) bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pasaman menghadirkan layanan berobat gratis, Ambulans SIGAP, hingga rumah singgah persalinan sebagai bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Program yang diluncurkan sejak Mei 2025 itu kini memasuki satu tahun pelaksanaan di bawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian untuk periode 2025\u20132030.<\/p>\n<p>Layanan kesehatan gratis tersebut diperkuat melalui skema Universal Health Coverage (UHC), di mana hampir seluruh masyarakat Pasaman telah dijamin melalui BPJS Kesehatan sehingga dapat memperoleh layanan kesehatan secara menyeluruh tanpa terkendala biaya.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menghadirkan layanan Ambulans SIGAP (Siaga Ambulans Gratis Pasaman) yang melayani penjemputan pasien dari rumah menuju fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun lanjutan sesuai mekanisme rujukan BPJS Kesehatan.<\/p>\n<p>Program ini bahkan mencakup layanan ambulans jenazah secara gratis, mulai dari fasilitas kesehatan menuju rumah duka hingga ke lokasi pemakaman tanpa pungutan biaya maupun dana talangan.<\/p>\n<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Yong Marzuhaili, mengungkapkan hingga Maret 2026 layanan SIGAP telah melayani ratusan warga di berbagai wilayah Pasaman.<\/p>\n<p>\u201cPenjemputan pasien dari rumah menuju puskesmas dan rumah sakit mencapai 280 pasien, sementara pengantaran pasien kembali ke rumah sebanyak 145 pasien,\u201d ungkap Yong saat konferensi pers di Media Center Diskominfo Pasaman, Senin (18\/5\/2026).<\/p>\n<p>Selain itu, layanan ambulans jenazah juga menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program tersebut. Tercatat sebanyak 312 jenazah diantar dari fasilitas kesehatan ke rumah duka, sedangkan 134 jenazah diantar dari rumah duka menuju pemakaman.<\/p>\n<p>Yong menegaskan, program SIGAP merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSejak diluncurkan pada 2025, layanan SIGAP telah beroperasi di 12 kecamatan dan dapat diakses seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang ekonomi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Untuk mempermudah akses pelayanan, Dinas Kesehatan Pasaman juga menyediakan layanan kontak cepat melalui nomor 0822-99-6000-40.<\/p>\n<p>Selain ambulans gratis, Pemkab Pasaman juga terus memperkuat layanan berobat gratis bagi masyarakat. Saat ini, cakupan UHC Kabupaten Pasaman telah mencapai 98 persen.<\/p>\n<p>Masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan gratis di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit daerah seperti RSUD Tuanku Imam Bonjol, RSUD Tuanku Rao, dan RS Ibnu Sina.<\/p>\n<p>Menariknya, sejumlah puskesmas di Pasaman tetap memberikan pelayanan medis meskipun warga belum terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan. Jika pasien membutuhkan rujukan lanjutan, proses administrasi BPJS turut dibantu oleh pihak fasilitas kesehatan.<\/p>\n<p>Terpisah, Bupati Pasaman Welly Suhery menegaskan bahwa seluruh program kesehatan tersebut merupakan realisasi komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang merata, mudah dijangkau, dan berpihak kepada masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini adalah bentuk komitmen kami agar seluruh masyarakat Pasaman mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan terjangkau,\u201d ujar Welly.<br \/>\nPemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit, khususnya di RSUD Tuanku Imam Bonjol sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Pasaman.<\/p>\n<p>RSUD Tuanku Imam Bonjol kini menghadirkan berbagai inovasi pelayanan, salah satunya layanan Si Cantik (Situasi Cepat, Aman, Nyaman, Tepat Waktu, Inovatif dan Kekeluargaan) sebagai upaya menghadirkan pelayanan yang cepat, ramah, nyaman, dan humanis bagi pasien.<br \/>\nRumah sakit tersebut juga telah meraih akreditasi paripurna sebagai bukti komitmen dalam menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien.<\/p>\n<p>Tak hanya fokus pada layanan umum, RSUD Tuanku Imam Bonjol juga menyediakan layanan poliklinik jiwa guna memenuhi kebutuhan kesehatan mental masyarakat Pasaman.<\/p>\n<p>Untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan, rumah sakit terus melakukan pembenahan internal, mulai dari pengembangan fasilitas kesehatan, peningkatan kualitas tenaga medis, hingga penyediaan ambulans yang siaga mendukung layanan rujukan cepat.<\/p>\n<p>Bupati Welly menegaskan, seluruh program kesehatan yang dijalankan merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pasaman.<\/p>\n<p>\u201cUntuk Anda kami ada, dengan ikhlas kami bekerja, satu senyum untuk semua,\u201d tutupnya.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Pasaman &#8211; Di tengah badai efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal, pasangan Bupati Pasaman Welly&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":32659,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[110,112],"newstopic":[142],"class_list":["post-32658","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pasaman","tag-pasaman","tag-sumbar","newstopic-kesehatan"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32658","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32658"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32658\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32660,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32658\/revisions\/32660"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/32659"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32658"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=32658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}