{"id":27468,"date":"2025-09-03T04:02:15","date_gmt":"2025-09-03T04:02:15","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=27468"},"modified":"2025-09-03T04:02:15","modified_gmt":"2025-09-03T04:02:15","slug":"bentuk-kepedulian-musibahpemko-bukittinggi-bersama-pemkab-limapuluh-kota-serahkan-bantuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=27468","title":{"rendered":"Bentuk Kepedulian Musibah,Pemko Bukittinggi Bersama Pemkab Limapuluh Kota Serahkan Bantuan."},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><em><strong>Marawapost.com<\/strong><\/em> ,<strong>Payakumbuh<\/strong> \u2013 Bantuan untuk penanganan musibah kebakaran Pasar Payakumbuh 26 Agustus 2025 lalu terus mengalir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pemko Bukittinggi bersama Pemkab Lima Puluh Kota menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah yang menimpa kota tetangga tersebut, Selasa (02\/09\/2025) sore.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sebanyak 552 pedagang terdampak akibat kebakaran ini. Tak hanya dana, Pemkab Lima Puluh Kota juga membantu menyediakan lokasi relokasi sementara bagi pedagang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, pengalaman serupa yang pernah terjadi di Bukittinggi menjadi pelajaran penting dalam penanganan bencana pasar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia mendorong agar Pemko Payakumbuh juga menjalin kerja sama dengan berbagai donatur untuk percepatan pemulihan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cDonatur bisa membantu dengan memberikan material, bahkan membangun kios baru. Kami juga akan coba bantu membicarakan dengan Kementerian PUPR,\u201d kata Ramlan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ramlan menekankan bahwa berbagai spekulasi mengenai penyebab kebakaran tidak seharusnya menimbulkan keraguan terhadap pemerintah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cTidak ada pimpinan yang berbuat untuk mematikan perekonomian masyarakatnya. Kalau ada pimpinan yang seperti itu, neraka jahanam tempatnya. Kita tunggu saja hasil penyelidikan tim ahli,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bupati Lima Puluh Kota Safni, menyampaikan bahwa hubungan erat antara Payakumbuh dan Lima Puluh Kota menjadi dasar kerja sama dalam membantu penanganan bencana.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cPayakumbuh dan Lima Puluh Kota tidak bisa dipisahkan. Kita akan tetap bahu-membahu, baik pemerintah, dewan, pengusaha, maupun masyarakat, untuk membantu penanganan musibah ini,\u201d kata Safni.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang terkumpul antara lain dari Pemkab Lima Puluh Kota Rp60 juta, Pemko Bukittinggi Rp60 juta, Baznas Bukittinggi Rp30 juta, Bank Nagari Bukittinggi Rp5 juta, dan BPR Jam Gadang Rp5 juta.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan daerah tetangga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cAtas nama Pemko Payakumbuh, kami mengucapkan terima kasih kepada Bukittinggi dan Lima Puluh Kota. Ini merupakan wujud simpati, sakik sanang samo diraso. Solidaritas ini menjadi kekuatan bagi kami untuk bangkit kembali,\u201d kata Zulmaeta.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, pengalaman yang dibagikan Bukittinggi akan menjadi masukan penting dalam merumuskan langkah pemulihan pasar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami juga sudah berkomunikasi dengan kementerian dan DPR RI untuk menjajaki kemungkinan bantuan revitalisasi pasar. Upaya ini akan terus kami lakukan demi memperbaiki pasar kembali,\u201d pungkasnya. (<em><strong>C7<\/strong><\/em>)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marawapost.com ,Payakumbuh \u2013 Bantuan untuk penanganan musibah kebakaran Pasar Payakumbuh 26 Agustus 2025 lalu terus&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":27470,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-27468","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-payakumbuh"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27468"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27471,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27468\/revisions\/27471"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/27470"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27468"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=27468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}