{"id":23380,"date":"2025-01-07T13:31:39","date_gmt":"2025-01-07T13:31:39","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=23380"},"modified":"2025-01-07T13:32:12","modified_gmt":"2025-01-07T13:32:12","slug":"pemerintah-komit-realisasikan-target-swasembada-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=23380","title":{"rendered":"Pemerintah Komit Realisasikan Target Swasembada Pangan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Marawapost.com, Jakarta<\/strong> &#8211; Pemerintah berkomitmen untuk segera merealisasikan target swasembada pangan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>\u201cSeperti arahan Bapak Presiden, kita harus swasembada dalam waktu sesingkat-singkatnya, secepat-cepatnya. Kalau seluruh kabupaten bergerak seperti Bangkalan, target ini pasti terwujud,\u201d ujar Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerja di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (07\/01\/25).<\/p>\n<p>Dalam kunjungan kerja itu, Mentan bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, melaksanakan panen padi menggunakan combine harvester. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam Gerakan Nasional Ketahanan Pangan Merah Putih, sebuah upaya strategis untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.<\/p>\n<p>Mentan mengungkapkan, dengan sentuhan teknologi seperti alat mesin pertanian dan pompanosasi, di Bangkalan telah terjadi peningkatan produktivitas luar biasa melalui penerapan pola tanam intensif.<\/p>\n<p>\u201cPeningkatan indeks pertanaman (IP) di sini luar biasa, dari IP1 menjadi IP2, bahkan IP3. Artinya, tanam satu kali menjadi tiga kali, atau tanam dua kali menjadi tiga kali. Naiknya mencapai 51 persen, dari 49 ribu hektare menjadi 74 ribu hektare pada 2025,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Mentan Amran juga memuji kolaborasi berbagai pihak di Bangkalan, termasuk pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan oleh Kementerian Pertanian. \u201cPompa yang kita kirim sangat produktif. Kolaborasi di Bangkalan ini luar biasa dan patut dicontoh oleh daerah lain,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. \u201cKita pastikan semua kepala daerah paham kebutuhan di lapangan dan mampu berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti TNI, Polri, dan petani,\u201d ujar Wamendagri.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti pembangunan irigasi sebagai faktor kunci. \u201cTahun ini, 2 juta hektare lahan irigasi akan dibangun. Jika ini selesai dengan baik, swasembada pangan bisa terwujud dalam dua tahun ke depan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dikesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan, Arief M. Edie, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Kementerian Pertanian yang telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi padi di daerahnya.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah, dengan bantuan combine harvester, traktor, dan pompa dari Pak Menteri, kami bisa meningkatkan produktivitas dari dua kali panen menjadi tiga hingga empat kali panen. Bahkan, saat ini kami surplus pangan hingga delapan bulan ke depan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa luas lahan pertanian di Bangkalan kini mencapai 29 ribu hektare, yang sebagian besar adalah sawah tadah hujan. Namun, berkat dukungan irigasi dan pompa, hasil panen terus meningkat. \u201cKami optimis bisa membuktikan target swasembada pangan nasional,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Panen padi ini tidak hanya menjadi bukti nyata kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi, strategi, dan kolaborasi dapat mengakselerasi pencapaian target swasembada pangan di Indonesia. (Sumber : <em>Infopublik.id<\/em>)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Jakarta &#8211; Pemerintah berkomitmen untuk segera merealisasikan target swasembada pangan sebagaimana arahan Presiden Prabowo&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23381,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-23380","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23380"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23383,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23380\/revisions\/23383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23381"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23380"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=23380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}