{"id":21982,"date":"2024-10-15T12:36:01","date_gmt":"2024-10-15T12:36:01","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=21982"},"modified":"2024-10-15T12:36:01","modified_gmt":"2024-10-15T12:36:01","slug":"pjs-bupati-agam-tinjau-lokasi-penampakan-buaya-di-sdn-12-batang-tiku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=21982","title":{"rendered":"Pjs Bupati Agam Tinjau Lokasi Penampakan Buaya di SDN 12 Batang Tiku"},"content":{"rendered":"<p><strong>Marawapost.com, Agam<\/strong> &#8211; Akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Agam pasca beberapa hari lalu, mengakibatkan terjadinya berbagai musibah dan fenomena di Kabupaten Agam.<\/p>\n<p>Pjs Bupati Agam, Dr. Endrizal, SE, M.Si bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Agam, H Ilham, Lc, Ma meninjau 2 lokasi di Kecamatan Tanjung Mutiara yakni, SD Negeri 12 Batang Tiku dan SDN 08 Durian Kapeh didampingi, Kepala Dinas PUTR, Ofrizon dan Kepala Bappeda Agam, Rahmad Lasmono, Senin (14\/10\/24).<\/p>\n<p>Peninjauan PJs Bupati Agam di SD Negeri 12 Batang Tiku, untuk melihat lansung lokasi penampakan buaya yang telah menjadi perhatian masyarakat setempat.<\/p>\n<p>Dikatakan, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan siswa dan memberikan solusi atas potensi ancaman dari satwa liar tersebut. Pada Kesempatan tersebut, Dr. Endrizal menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi ini.<\/p>\n<p>\u201cKita perlu segera mengambil langkah untuk melindungi anak-anak kita di sekolah ini. Keberadaan buaya di sekitar lokasi sekolah tentu sangat berisiko,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pjs Bupati Agam menyebutkan bahwa pihaknya akan mengupayakan untuk pembangunan pagar di sekitar area sekolah guna meningkatkan keamanan.<\/p>\n<p>\u201cPembangunan pagar ini akan menjadi prioritas, sehingga siswa dapat belajar dengan tenang tanpa khawatir akan ancaman dari satwa liar,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Camat Tanjung Mutiara, Edo Aipa Pratama menyampaikan, belum ada korban jiwa dari fenomena kemunculan buaya.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah dari kejadiaan ini belum adanya korban. Namun, akibatnya beberapa guru dan murid mengalami trauma untuk melansungkan persekolah,\u201d ujar Camat Tanjung Mutiara, Edo Aipa Pratama.<\/p>\n<p>Kunjungan ini dilanjutkan dengan peninjauan di SD Negeri 08 Durian Kapeh yang mana runtuhnya toilet sekolah tersebut.<\/p>\n<p>Kepala SDN 08 Durian Kapeh, Ernawati yang menyambut PJs Bupati Agam beserta rombongan menyampaikan bahwa akibat hujan yang berketerusan mengakibatkan lantai toilet sekolah ambruk dan jatuh ke sungai.<\/p>\n<p>\u201cDari kejadian ini akibatnya, para guru dan murid harus menggunakan wc\/toilet musholla saat mau buang air,\u201dujarnya.<\/p>\n<p>Dilain sisi, Walinagari Durian Kapeh Andri meminta izin kepada PJs Bupati Agam untuk dapat memberikan bantuan untuk dibangun tiolet yang baru bagi sekolah tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKami harap bapak bisa membantu sekolah kami dengan membangunkan toilet yang baru sehingga anak-anak dan guru dapat beraktifitas dengan nyaman,\u201dungkapnya.<\/p>\n<p>Menanggapi hal tersebut, sebagai langkah awal Endrizal meminta kepada pemerintah Nagari Durian Kapeh Darussalam dan Camat Tanjung Mutiara untuk menyiapkan proposal peminjaman toilet portabel kepada Pemerintah Kabupaten Agam.<\/p>\n<p>\u201cUntuk rekonstruksi dan normalisasi masalah ini, saya akan berupaya mengadakan mediasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Agam, Pemerintah Kecamatan Tanjung Mutiara dan Pemerintah Nagari Durian Kapeh, dinas-dinas terkait serta masyarakat guna merumbukkan masalah dan mencari solusinya,\u201d ungkapnya. (*)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Agam &#8211; Akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Agam pasca beberapa&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21983,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-21982","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agam"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21982","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21982"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21982\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21984,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21982\/revisions\/21984"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21983"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21982"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21982"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21982"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=21982"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}