{"id":12302,"date":"2023-06-05T06:52:11","date_gmt":"2023-06-05T06:52:11","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=12302"},"modified":"2023-06-05T06:52:13","modified_gmt":"2023-06-05T06:52:13","slug":"remaja-yatim-piatu-asal-kecamatan-timpeh-kabupaten-dharmasraya-berangkat-haji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=12302","title":{"rendered":"Remaja Yatim Piatu Asal Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya Berangkat Haji"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Marawapost.com, Dharmasraya<\/strong> &#8211; Sunggung sedih dan Pilu,seorang remaja yatim piatu umur 19 tahun beralamat jorong Beringin Sakti. Nagari Taratak Tinggi. Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat,pada tahun ini berangkat menunaikan Ibadah Haji menggatikan orang tua nya yang telah meninggal dunia.dan menjadi Jemaah haji termuda dalam kloter 13 Kabupaten Dharmasraya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jemaah haji termuda tersebut bernama Naufal Mahdiyyah, Umur 19 tahun,yang tinggal sendiri di rumah orang tuanya jorong Beringin Sakti. Nagari Taratak Tinggi. Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya dari pasangan orang tuanya bapak almarhum Tarmizi yang meninggal dunia pada tahun 2017 dan Ibunya almarumah Jufriyenti Meninggal dunia Tahun 2019 lalu.Sebelum Meninggal dunia kedua orang tua Naufal Mahdiyyah, tersebut.telah mendaftar sebagai calon Jemaah haji dari kabupaten Dharmasraya,tetapi tuhan berkehendak lain,kedua orang tuanya dipanggil oleh yang maha kuasa berapa tahun lalu,dan sekarang ini Naufal Mahdiyyah hidup sebatang kara di rumah peninggalan orang tuanya,yang saat ini bersetatus mahsiswa di salah satu perguruan tinggi di kota padang tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Remaja Yatim piatu Jemaah Haji Termuda, Naufal Mahdiyyah Saat di temui awak media pada hari senin (05\/06\/23) di rumahnya mengatakan memang benar sekali pada tahun ini saya akan berangkat menunaikan Ibadah Haji bersama rombongan jamaah haji Dharmasraya pada kloter 13,saya berangkat haji ini,menggantikan orang tua yang telah meninggal dunia berapa tahun lalu.Dan saya berangkat haji untuk mendoakan ke dua orang tua saya di ampuni dosa nya apa yang beliau cita citakan ingin ke tanah suci bisa terkabul dengan saya berangkat menunaikan ibadah haji mengatikan bapak dan ibu saya dengan berlinang air mata ucap Naufal Mahdiyyah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu Kepala kantor Kemenang Dharmasraya H. Okto Verisman, S. Ag, MA di dampingi Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kemenang Dharmasraya H. Hamid Arwani, S. Ag. MA yang di temui di rungannya mengatakan memang benar sekali pada tahun ini seorang Calon Jemaah haji yang termuda bernama Naufal Mahdiyyah, Umur 19 tahun yang Yatim piatu beralamat beralamat jorong Beringin Sakti. Nagari Taratak Tinggi. Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya,Dulu semasa hidup orang tuanya Naufal Mahdiyyah telah mendaftar sebagai Calon Jemaah haji tetapi sebelum berangkat kedua orang Tua Naufal Mahdiyyah tersebut di panggil oleh allah Swt berapa tahun lalu, Kemudian pada tahun ini Naufal Mahdiyyah yang mengantikan kedua orang tuanya tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Kami sangat bangga sama Naufal Mahdiyyah dengan semangat yang tinggi Naufal ini melakukan rangkian kegiatan Jemaah Haji yang di gelar oleh Kemenag Kabupaten Dharmasraya.<br>Naufal Mahdiyyah sendiri termasuk dalam Calon Jemah Haji Kabupaten Dharmasraya yang berjumlah sebanyak 228 orang berangkat 16 Juni 2023 mendatang,tergabung pada Kelompok Terbang (Kloter) 13.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga natiknya Calon Jemah Haji Kabupaten Dharmasraya pada tahun 2023 ini selamat menunaikan Ibdah Haji dan selamat pulang ketanah air dengan selamat kemudian dapat berkumpul bersama keluarga dan menjadi Haji yang mabrur kata Kepala kantor Kemenang Dharmasraya H. Okto Verisman. (Ali04)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Dharmasraya &#8211; Sunggung sedih dan Pilu,seorang remaja yatim piatu umur 19 tahun beralamat jorong&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12304,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-12302","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dharmasraya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12302","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12302"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12305,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12302\/revisions\/12305"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12302"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=12302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}