{"id":11653,"date":"2023-05-05T11:56:52","date_gmt":"2023-05-05T11:56:52","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=11653"},"modified":"2023-05-05T11:56:53","modified_gmt":"2023-05-05T11:56:53","slug":"wirid-korpri-agam-asisten-ii-kunci-kesuksesan-dunia-akhirat-diharap-perkuat-kualitas-pekerjaan-asn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=11653","title":{"rendered":"Wirid Korpri Agam, Asisten II: Kunci Kesuksesan Dunia Akhirat Diharap Perkuat Kualitas Pekerjaan ASN"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Marawapost.com, Agam<\/strong> &#8211; Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Agam kembali menggelar wirid pengajian bulanan, Jumat (05\/05\/23) di Masjid Agung Nurul Fallah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wirid yang menghadirkan Mubalig Agam, Muhammad Abdi, MM ini mengkaji soal kunci-kunci kesuksesan di dunia dan di akhirat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam wasiat pengajiannya, ada tujuh kunci kesuksesan dunia dan akhirat. Pertama, selalu bersyukur akan nikmat yang diberikan Allah SWT.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cCara bersyukur dengan nikmat Allah dengan mencari keberkahan, menjaga hubungan diri dan Allah dengan menjaga ibadah,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kunci sukses dunia dan akhirat selanjutnya adalah berbakti kepada kedua orang tua. Cara berbakti kepada orang tua ialah, dengan menyayangi keduanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJika sudah tidak ada orang tua maka doakanlah keduanya, jalin silaturahmi dengan saudara orang tua, lanjutkan amalan orang tua semasa hidup,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, kunci kesuksesan dunia akhirat selanjutnya adalah dengan sabar. Caranya melatih sabar adalah dengan tidak mudah mengeluh atau gigih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cCara sabar selanjutnya adalah tidak putus asa, selalu berdoa meminta pertolongan kepada Allah yang maha mengetahui dan maha mendengar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian mengingat kematian menjadi kunci kesuksesan dunia akhirat yang berikutnya. Kematian adalah kepastian dari Allah SWT.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBagaimanapun kesuksesan yang diraih seseorang, kematian pasti akan dijumpai, untuk itu, selalu mengingat akan kematian,\u201d sebutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, kunci kesuksesan dunia akhirat selanjutnya adalah istiqamah. Caranya adalah dengan menerima segala ketentuan yang ditetapkan Allah SWT.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKemudian kunci kesuksesan selanjutnya adalah selalu bersedekah, orang yang selalu bersedekah akan dimudahkan dalam segala urusan,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, kunci kesuksesan adalah dengan ikhlas. Tidak pamrih dengan semua perbuatan baik yang telah dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIkhlas itu menimbulkan power atau semangat hidup,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu dalam arahannya, Asisten II, Ir Jetson, MT menyampaikan, tujuh kunci kesuksesan dunia akhirat yang diwasiatkan penceramah hendaknya menjadi pedoman dalam mengarungi kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMudah-mudahan tujuh kunci kesuksesan yang disampai dapat kita terapkan, kuncinya adalah konsisten dan berniat melakukan perubahan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ditambahkan, kunci kesuksesan dunia akhirat tersebut juga diharapkan memperkuat kualitas pekerjaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Agam. (*)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Marawapost.com, Agam &#8211; Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Agam kembali menggelar wirid pengajian bulanan,&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11655,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-11653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agam"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11653"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11653\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11656,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11653\/revisions\/11656"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11653"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=11653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}