{"id":1130,"date":"2021-05-28T15:46:49","date_gmt":"2021-05-28T15:46:49","guid":{"rendered":"https:\/\/marawapost.com\/?p=1130"},"modified":"2021-05-28T15:46:51","modified_gmt":"2021-05-28T15:46:51","slug":"jaga-keamanan-di-kampung-halaman-perantau-sitapung-pasang-cctv","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/marawapost.com\/?p=1130","title":{"rendered":"Jaga Keamanan di Kampung Halaman, Perantau Sitapung Pasang CCTV"},"content":{"rendered":"\n<p>Agam, Marawa &#8211;\u00a0Untuk menjaga keamanan lingkungan di kampung halaman, paguyuban perantau dari Jorong Sitapung, Nagari Balaigurah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, memasang puluhan kamera CCTV.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedikitnya ada 43 kamera pengawas terpasang di seputar wilayah itu. Puluhan kemera itu berasal dari bantuan para perantau asli Sitapung yang bersatu dalam wadah Gabungan Masyarakat Perantau Sitapung (GMPS)<\/p>\n\n\n\n<p>Sesepuh GMPS, Nasril ST. Batuah menyebut, sebagai wujud kepedulian terhadap keamanan kampung halaman, kamera-kamera pemantau itu dipasang di titik-titik sentral mencakup semua dusun di Sitapung.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cCCTC itu dipasang di tiang-tiang listrik, fasilitas umum dan rumah-rumah warga,\u201d ujarnya, Jumat (28\/05).<\/p>\n\n\n\n<p>Semula katanya, kamera CCTV itu sengaja dipasang demi mengobati rasa rindu di perantauan.<\/p>\n\n\n\n<p>Belakangan manfaatnya justru menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi lingkungan di tanah kelahiran mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSemenjak adanya kemera CCTV, kami yang lareh di tanah rantau telah bisa memantau keseharian kampung halaman cukup lewat android yang dilengkapi link akses. Kami dapat bersua dengan karib kerabat lewat layar atau bahkan hanya untuk melihat rumah mandeh kami. Alhamdulillah, ternyata juga bermanfaat terhadap cipta kondisi kamtibmas di kampung,\u201d kata Nasril yang saat ini menjabat Ketua Pembina GMPS itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dijelaskan lebih lanjut, keberadaan CCTV itu mendapat respon yang baik dari banyak pihak. Bahkan aku Nasril, pihak kepolisian Sektor IV Angkat Canduang menilai Sitapung merupakan wilayah pertama di Sumbar yang memiliki banyak kamera pengawas untuk tingkat jorong.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami turut senang karena berbagai pihak memuji, mulai dari pemerintah nagari, jorong, tokoh masyarakat hingga pihak kepolisian. Beberapa kali bahkan rekaman CCTV di sini sudah dipakai untuk keperluan sebuah tugas penyelidikan bagi aparat berwajib,\u201d beber Nasril yang turut diamini Ketua Bamus Nagari Balaigurah, Umaidi ST Marajo, Wali Jorong Sitapung, Mufidatul Hasanah dan tokoh masyarakat setempat, Edianto Rang Kayo Sutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ditambahkan, puluhan kamera CCTV itu sudah berfungsi mengawasi mobilitas keseharian warga di Sitapung sejak akhir Maret 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Fasilitas tersebut merupakan hasil program hibah Yayasan Pelita Ma\u2019arif di Jakarta yang diperoleh anak-anak muda GMPS lalu disalurkan ke kampung halaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama enam bulan pasca dioperasionalkan, perawatan dan pembiayaan jaringan CCTV itu masih akan ditanggung yayasan tersebut dan setelahnya dikelola mandiri oleh pihak jorong dibantu GMPS.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedepan Nasril berharap, pemuda GMPS maupun di kampung tetap memelihara semangat persatuan membangun tanah kelahiran.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, pemuda GMPS sedang merintis pembentukan sebuah yayasan dan ke depan mewacanakan program memajukan sektor pendidikan di Sitapung seperti membangun pesantren.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSemoga rencana baik ini berjalan lancar,\u201d harap Nasril didampingi perwakilan pemuda GMPS, Jefri dan Anata Fitrido.(RN)<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Agam, Marawa &#8211;\u00a0Untuk menjaga keamanan lingkungan di kampung halaman, paguyuban perantau dari Jorong Sitapung, Nagari&nbsp;[&hellip;]<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1131,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-1130","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agam"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1130","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1130"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1130\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1132,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1130\/revisions\/1132"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1130"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/marawapost.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=1130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}