Marawapost.com, Agam – Pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Sumatera Barat periode 2022 – 2025 gelar rapat kerja (Raker), untuk penguatan dan peningkatan kualitas kelembagaan yang berintegritas, guna mempererat silaturahmi dan solidaritas sesama Ninik mamak nagari dalam menjaga adat serta sanak kamenakan di Balairiung KAN Lubuk Basung, Rabu (23/1122).
Pada kegiatan itu, Ketua KAN Nagari Lubuk Basung, Ir. Novi Endri Dt. Simarajo mengatakan, rapat kerja ini untuk menyusun program – program akan dilakukan selama satu periode dan juga untuk melanjutkan program dari kepengurusan sebelumnya.
“Rapat kerja dilakukan untuk mempertegas agar pemahaman fungsionaris terhadap tugas pokok dan fungsi dalam bidang masing-masing, membahas dan menyusun program-program yang akan dilakukan selama satu periode kepengurusan, serta mempererat kebersamaan antar fungsionaris”, ucap Dt. Simarajo.
Dijelaskan Dt Simarajo, Sesuai dengan namanya, KAN ( Kerapatan Adat Nagari ) merupakan suatu lembaga di dalam nagari yang mengurus dan menjaga serta melestarikan adat dan kebudayaan di Minangkabau.

“Dengan adanya rapat kerja, bisa melahirkan program yang jelas, sehingga keputusan-keputusan KAN dapat jadi pedoman oleh Wali Nagari dalam menjalankan pemerintahannya dan wajib di taati oleh seluruh masyarakat nagari, sepanjang tidak melanggar peraturan dan perundangan yang berlaku”, jelasnya.
Dilanjutkannya, selain mengurus adat dan melestarikan nya, KAN juga merupakan lembaga peradilan adat dalam suatu kenagarian. KAN sebagai lembaga peradilan adat dalam nagari berfungsi menyelesaikan masalah sengketa sako, pusako, pelanggaran adat dan pelanggaran syarak. Kendati demikian,tidak semua perkara yang muncul dalam masyrakat dapat di selesaikan langsung dalam peradilan adat.
“Mewujudkan peradilan adat dinagari, dalam menyelesaikan masalah sengketa sako, pusako, pelanggaran adat dan pelanggaran syarak. KAN Nagari Lubuk Basung telah mempunyai sarana berupa balai restorative justice (keadilan restoratif)”, tutupnya. (*)

