Gelar MTQ ke-VIII Tingkat Nagari, Walinagari Lubuk Basung: Amalkan Al-Qur’an dan Jadikan Pedoman Hidup

Marawapost.com, Lubuk Basung – Pemerintah Nagari (Pemnag) Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VIII tingkat nagari, Kamis (05/11/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Nagari Lubuk Basung dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan sekaligus meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM Dt. Batuah, mengatakan bahwa Pemerintah Nagari terus berkomitmen melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Selain pembangunan infrastruktur dan pembinaan ekonomi masyarakat, pembinaan keagamaan juga menjadi salah satu perhatian utama pemerintah nagari.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ merupakan salah satu upaya untuk membangun generasi muda yang mencintai Al-Qur’an serta mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

“Selain melaksanakan MTQ, dalam bidang keagamaan kita juga telah mengadakan kegiatan Khatam Al-Qur’an pada Februari 2026 lalu. Ini merupakan bentuk komitmen kita dalam mendukung pembinaan keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada seluruh peserta MTQ ke-VIII. Dirinya berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca dan memahami Al-Qur’an dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Kami mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca Al-Qur’an, junjung tinggi sportivitas, serta amalkan Al-Qur’an dan jadikan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Lebih lanjut, Darma Ira Putra mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 60 TPA/MDA di Nagari Lubuk Basung dengan jumlah anak didik hampir mencapai 2.500 orang.

Menurutnya, jumlah tersebut merupakan potensi sumber daya manusia yang sangat besar dalam mempersiapkan generasi penerus yang berakhlak mulia, beriman, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Ia menyebutkan, keberadaan lembaga pendidikan keagamaan tersebut tentu tidak terlepas dari dukungan seluruh unsur masyarakat, termasuk para guru mengaji, pengurus TPA/MDA, tokoh agama, serta dukungan pemerintah nagari.

“Walaupun dana desa saat ini mengalami efisiensi anggaran, kami dari Pemerintah Nagari bersama Bamus Nagari Lubuk Basung tetap menganggarkan kegiatan keagamaan. Hal ini menjadi bentuk perhatian dan komitmen kita terhadap pembinaan generasi muda,” jelasnya.

Darma Ira Putra juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-VIII dengan memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta maupun panitia.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-VIII, Riga Suhendri, yang juga menjabat sebagai Kasi Pemerintahan Nagari Lubuk Basung, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut terlaksana dengan menggunakan anggaran dana desa.

Ia menyebutkan, MTQ ke-VIII tingkat Nagari Lubuk Basung tahun 2026 diikuti sebanyak 56 peserta yang berasal dari tujuh jorong di wilayah Nagari Lubuk Basung. Masing-masing jorong mengutus delapan orang peserta untuk mengikuti cabang perlombaan yang telah ditetapkan panitia.

Adapun cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah Remaja, Tilawah Anak, Hafizh Qur’an, dan Pildacil.

Untuk pelaksanaan lomba, Tilawah Remaja dipusatkan di Kantor Nagari Lubuk Basung, Tilawah Anak berlangsung di Masjid Baitul Amal Sitingkah Tangah, Hafizh Qur’an dilaksanakan di Masjid Salman Balai Ahad, sedangkan lomba Pildacil bertempat di Masjid Panti Asuhan Putra Lubuk Basung.

Melalui penyelenggaraan MTQ ke-VIII ini, Pemerintah Nagari Lubuk Basung berharap dapat melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu memahami, menghayati, serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antarjorong serta memperkuat kebersamaan masyarakat dalam mendukung pembinaan kehidupan keagamaan di Nagari Lubuk Basung. (RieL)

Pos terkait