Marawapost.com, – PADANG — Baru pertama kali ambil bagian di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat, Perpani Kabupaten Pasaman langsung mencatat sejarah. Tampil pada Porprov Sumbar XVI 2026, tim panahan Pasaman berhasil meraih medali perunggu dari nomor Divisi Nasional Mixed Team.
Medali tersebut diraih setelah bersaing ketat dengan kontingen Kabupaten Padang Pariaman di Lapangan Panahan Semen Padang, Indarung, Kota Padang. Sementara emas diraih Kota Payakumbuh dan perak Kota Padang.
Capaian ini sekaligus menjadi medali pertama Kabupaten Pasaman pada Porprov Sumbar XVI 2026.
Perpani Pasaman menurunkan tiga atlet, yakni Nadira dan Rafka Afzali di Divisi Nasional serta Muhammad Izzatul Haq di Divisi Recurve.
Pada nomor individu, Nadira menempati peringkat ke-9 dan Rafka posisi ke-13 pada Divisi Nasional. Sementara Muhammad Izzatul Haq berada di peringkat ke-9 Divisi Recurve sebelum langkahnya terhenti di babak aduan delapan besar.
Coach sekaligus pelatih Perpani Pasaman, Deddy Erwanto, menyebut prestasi tersebut merupakan hasil dari latihan dan persiapan yang dilakukan para atlet sebelum Porprov.
Wakil Ketua Umum Perpani Pasaman sekaligus Ketua Bidang Hukum Perpani Sumbar, H. Nosrial, S.H., mengatakan Porprov menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan dan menambah pengalaman bertanding. Menurutnya, panahan membutuhkan konsentrasi, ketenangan, ketepatan, dan konsistensi.
“Kesalahan kecil dalam menentukan arah bidikan maupun menjaga konsentrasi dapat memengaruhi perolehan skor. Karena itu, setiap pertandingan membutuhkan kesiapan fisik sekaligus mental,” ujarnya.
Nosrial menyebut Porprov Sumbar XVI diikuti ratusan atlet dari 14 kabupaten dan kota, dengan 28 nomor pertandingan pada cabang panahan.
Ia berharap capaian tersebut menjadi awal pembinaan atlet panahan Pasaman untuk melahirkan pemanah potensial yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
“Ini merupakan sejarah baru bagi Perpani Pasaman. Untuk pertama kalinya kita mengikuti Porprov Sumbar dan berhasil meraih medali. Ini juga menjadi medali pertama bagi kontingen Kabupaten Pasaman pada Porprov Sumatera Barat XVI tahun 2026,” kata Nosrial.
Apresiasi disampaikan Ketua Umum Perpani Pasaman yang juga Bupati Pasaman, Welly Suhery, S.T. Menurutnya, prestasi tersebut tidak terlepas dari kedisiplinan dan kontinuitas atlet dalam berlatih.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas pencapaian yang diraih atlet panahan Pasaman pada Porprov kali ini. Hal ini tidak terlepas dari kedisiplinan dan kontinuitas dalam berlatih selama ini,” ungkap Welly.
Ia menyebut medali tersebut menjadi hadiah istimewa menjelang HUT ke-81 Kabupaten Pasaman pada 8 Oktober 2026.
“Ini merupakan hadiah terbaik dari cabang olahraga panahan untuk Kabupaten Pasaman yang sebentar lagi akan memperingati HUT Pasaman ke-81,” ujarnya.
Debut perdana, medali pertama, sekaligus sejarah baru bagi panahan Pasaman di pentas Porprov Sumbar.

