Jalan Berlobang Depan Halte SMPN 01 Lubuk Basung Makan Korban, LSM KPK-RI Kabupaten Agam Minta Dinas Terkait Segera Perbaiki, Jangan Tunggu Nyawa Melayang…!!

Marawapost.com, Lubuk Basung – Jalan berlubang di depan halte SMPN 01 Lubuk Basung kembali memakan korban. Kali ini, dua orang ibu-ibu yang mengendarai sepeda motor matic mengalami kecelakaan tunggal setelah kendaraan yang mereka tumpangi masuk ke dalam lubang dijalan tersebut, Jumat (18/09/26).

Kedua korban, Netti (39) dan Tis (50), dilaporkan mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. Salah seorang korban mengalami benturan pada bagian kepala serta luka lecet setelah terjatuh dan membentur aspal.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar segera memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke RS Rizki Bunda Lubuk Basung untuk mendapatkan penanganan medis.
Kondisi jalan berlubang yang cukup parah, khususnya di depan SMPN 01 Lubuk Basung, mendapat perhatian dari Ketua LSM Komunitas Pemburu Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) Kabupaten Agam, Desriyos, S.IP.

Desriyos meminta pihak terkait, khususnya Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, ruas jalan Manggopoh–Padang Lua yang merupakan jalan berstatus jalan provinsi tersebut saat ini terdapat sejumlah titik yang mengalami kerusakan dan berlubang.

“Pihak terkait, khususnya Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat, harus segera memperbaiki jalan yang berlubang di Lubuk Basung pada umumnya. Jangan sampai kondisi seperti ini terus dibiarkan hingga kembali menimbulkan kecelakaan,” ujar Desriyos kepada media ini, Senin (21/09/26).

Ia menyebutkan, kerusakan jalan tersebut ditemukan di sejumlah titik, mulai dari kawasan Simpang Gudang hingga Bandar Baru.

“Menurut informasi yang kami dapat, sudah cukup banyak terjadi kecelakaan tunggal akibat kendaraan masuk ke dalam lubang. Karena itu, kami dari LSM KPK-RI mengimbau dinas terkait agar segera melakukan perbaikan terhadap jalan yang rusak dan berlubang,” katanya.

Desriyos berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang lebih parah, terutama pada ruas jalan yang ramai dilalui masyarakat.

“Apakah harus menunggu ada korban jiwa atau nyawa melayang baru jalan yang berlubang ini diperbaiki?” tegasnya.

Masyarakat juga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi ruas jalan tersebut, terutama pada malam hari atau saat kondisi jalan tidak terlihat dengan jelas.

Sementara itu, Pihak terkait UPTD BMCKTR Bukittinggi, Erwan ketika dihubungi media ini mengatakan, jalan yang bapak informasikan kepada kami sudah masuk program Minggu ini pak.

“Kami ucapkan terima kasih atas informasi yang bapak berikan”, ucap Erwan. (RieL)

Pos terkait