Disambut Lagu “Bu Deta Manis”, Nagari Alahan Mati Tampil Memukau pada Penilaian PKK Sumbar

Marawapost.com, Pasaman – Suasana meriah mewarnai kunjungan Tim Penilai Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Senin (15/6/2026). Kedatangan rombongan disambut hangat oleh masyarakat melalui pertunjukan silek tradisi, Tari Pasambahan, hingga nyanyian unik “BDM” atau Bu Deta Manis yang dibawakan anak-anak sekolah.

Nagari Alahan Mati dipercaya mewakili Kabupaten Pasaman dalam Penilaian Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Penilaian ini menjadi ajang verifikasi lapangan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang mencakup aspek kelembagaan, administrasi, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan keluarga.

Bacaan Lainnya

Tim penilai yang dipimpin Staf Ahli TP-PKK Sumbar, Ny. Dianita Maulin Vasko, disambut langsung oleh Bupati Pasaman Welly Suhery, Ketua TP-PKK Pasaman Lusi Welly, Ketua GOW Pasaman, Asisten III Asrial Arfandi Hasan, kepala OPD, camat, wali nagari, kader PKK, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery mengapresiasi kekompakan masyarakat dan kader PKK Nagari Alahan Mati yang dinilainya menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga.

“Penilaian ini bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum untuk memperkuat pelaksanaan program PKK secara berkelanjutan hingga tingkat dasawisma,” ujar Welly.

Menurutnya, Gerakan PKK memiliki peran strategis dalam mendukung visi Kabupaten Pasaman menuju daerah yang bangkit, berkarakter, maju, dan berkelanjutan. Melalui 10 Program Pokok PKK, berbagai persoalan masyarakat dapat disentuh secara langsung, mulai dari kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Ketua TP-PKK Pasaman, Lusi Welly, menyebut Nagari Alahan Mati dipilih mewakili Pasaman karena memiliki sejumlah inovasi unggulan, seperti program ketahanan pangan, perpustakaan bergulir, pelayanan administrasi digital, pengelolaan BUMNag yang produktif, serta pengembangan usaha kerajinan masyarakat.

“Yang paling membanggakan adalah tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung setiap kegiatan PKK. Ini menjadi kekuatan utama Nagari Alahan Mati,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai TP-PKK Sumbar, Ny. Dianita Maulin Vasko, mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat yang begitu antusias. Suasana semakin cair saat dirinya berinteraksi dengan kader PKK melalui kuis seputar 10 Program Pokok PKK yang disambut meriah oleh peserta.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, mengembangkan UMKM, menekan angka stunting, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Pos terkait