Bupati Welly Ajak Pemuda Duo Koto Jadi Garda Pelestari Budaya Pasaman

Marawapost.com, Pasaman,  — Bupati Pasaman Welly Suhery mengajak generasi muda di Kecamatan Duo Koto menjadi garda terdepan dalam menjaga adat, seni, dan budaya daerah sebagai identitas masyarakat Pasaman.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri pengukuhan kepengurusan Pemuda-Pemudi Tuah Basamo Andilan sekaligus Sanggar Seni Budaya Aua Sarumpun di Kecamatan Duo Koto, baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Welly menegaskan organisasi kepemudaan dan sanggar seni tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi motor penggerak pelestarian budaya dan pembinaan karakter generasi muda.

“Rawat adat dan kesenian, jaga kelestariannya untuk diwariskan kepada anak cucu kita nanti,” ujar Welly.

Ia menilai Pasaman membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, memahami adat istiadat, serta kokoh dalam nilai keagamaan.

“Generasi muda harus aktif dalam kegiatan positif agar terhindar dari pengaruh yang tidak baik,” katanya.

Kehadiran Bupati mendapat apresiasi dari tokoh adat setempat. Ninik Mamak Andilan, Sahrul Munaz, berharap kepengurusan baru mampu menjaga kebersamaan masyarakat sekaligus mengembangkan potensi daerah.

Pada kesempatan itu, Sanggar Seni Budaya Aua Sarumpun juga menampilkan berbagai kesenian tradisional yang mendapat apresiasi dari Bupati. Penampilan tersebut dinilai menjadi bukti kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya lokal.

Welly menambahkan, kegiatan seni budaya sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Pekan Kreativitas Anak Nagari sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas generasi muda.

Di akhir kegiatan, Bupati mengucapkan selamat kepada kepengurusan baru Pemuda-Pemudi Tuah Basamo Andilan dan Sanggar Seni Budaya Aua Sarumpun, serta berharap keduanya menjadi ruang pembinaan generasi muda sekaligus penjaga adat dan budaya Pasaman.

Pos terkait